Tempat Wisata Baru di Siak, Sungai Kencong Ramai Dikunjungi Warga

Admin
885 view
Tempat Wisata Baru di Siak, Sungai Kencong Ramai Dikunjungi Warga
Gambar: haluanriau.co
Wisata alam Sungai Kencong terletak di Desa Pinang Sebatang Barat Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, tepatnya di Jalan Poros menuju Kecamatan Sungai Mandau.

SIAK, datariau.com - Warga Kecamatan Tualang Kabupaten Siak, tak perlu keluar daerah lagi untuk bertamasya bersama keluarga, pasalnya di Desa Pinang Sebatang Barat sudah hadir wisata alam Sungai Kencong.

Wisata alam Sungai Kencong terletak di Desa Pinang Sebatang Barat Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, tepatnya di Jalan Poros menuju Kecamatan Sungai Mandau.

Di sana, selain terdapat wahana air sungai tempat bermandi anak-anak, juga tersedia sampan dayung dan bebek dayung yang bisa disewa untuk mengelilingi keindahan sungai kencong yang masih alami.

"Air di sungai kencong ini sangat dingin dan bersih, karena airnya mengalir," ujar Suhemi yang merupakan Kerani Desa Pinang Sebatang Barat, Ahad (12/9/2021) petang, dikutip haluanriau.co.

Suhemi menjelaskan, destinasi wisata Sungai Kencong ini adalah terobosan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pinang Sebatang Barat, Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Wisata alam Sungai Kencong sudah berjalan selama lebih kurang dua bulan terakhir.

“Alhamdulilah antusias masyarakat sangat tinggi untuk berkunjung kemari, apalagi di akhir pekan, sangat ramai sekali pengunjung yang datang," kata Suhemi menambahkan.

Rudi salah seorang pemuda setempat dan sekaligus pengurus wisata Sungai Kencong mengatakan, untuk saat ini pihaknya masi berbenah untuk memajukan wisata alam Sungai Kencong tersebut, semua masih terkendala modal.

"Di sini ada sekitar 5 hektare lahan milik PT Arara Abadi yang sudah diberi izin hak pakai kepada kita, perlahan dengan modal seadanya kita sulap lahan kosong yang dulunya sepi, Alhamdulilah saat ini sudah menjadi ramai dan bisa menjadi ladang penghasilan bagi warga tempatan," ulasnya.

Masih kata Rudi, pihaknya berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Siak, dalam hal ini Dinas Pariwisata. "Kami berharap ada perhatian dan arahan dari dinas terkait," ujar Rudi menambahkan.

Saat akhir pekan, mulai pagi hingga sore hari pengunjung sangat ramai, tidak hanya warga Perawang saja, bahkan ada dari luar daerah seperti dari Kota Siak dan Pekanbaru.

"Nah, dengan ramainya wisatawan yang berkunjung kemari, secara otomatis ekonomi kerakyatan setempat juga hidup, karena sebagian warga berjualan makanan dan minuman disini," kata dia.