Kunjungan Wisata ke Candi Muara Takus Hasilkan Rp35 Juta Setahun

2.224 view
Kunjungan Wisata ke Candi Muara Takus Hasilkan Rp35 Juta Setahun
Candi Muara Takus. (foto: doc)
BANGKINANG, datariau.com - Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kampar memperoleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Candi Muara Takus Rp35 juta per tahun. Untuk meningkatkan pendapatan itu, dilakukan berbagai iven pariwisata.

"Saat ini Dinas Pariwisata baru menghasilkan PAD melalui retribusi objek wisata Candi Muara Takus. Tiap tahun Rp35 juta dan itu perlu ditingkatkan," ujar Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kampar, Drs H Syamsul Bahri MSi, Jumat (20/2/2015), di Bangkinang.

Dikatakan Syamsul, pihaknya akan meningkatkan kunjungan wisata ke Candi Muara Takus. Publikasi terus dilakukan agar objek wisata itu tak luput dari perhatian pengunjung. "Kita sering ekspos lewat iven-iven yang digelar," tambah Syamsul.

Untuk meningkatkan jumlah pengunjung, kata Syamsul, diperlukan kerjasama dengan sektor lain. Di antaranya peningkatan infrastruktur, sarana dan prasarana, serta usaha ekonomi kreatif seperti suvenir dan kuliner Kampar.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kampar, Drs Amin Filda MSi, mengungkapkan, saat ini pihaknya belum melakukan pembinaan pada pedagang di sekitar objek wisata di Kampar. Ia beralasan, jumlah pengunjung belum tinggi. "Pedagang butuh pembeli dan keuntungan," tuturnya.

Amin menjelaskan, Disperindag masih menunggu pembangunan infrastrutur, sarana dan prasarana di objek wisata. "Jika sudah banyak pengunjung, baru kita melakukan perencanaan untuk membantu dan membina pedagang atau pengusaha di sekitar objek wisata tersebut," papar Amin.

Saat ini, ungkap Amin, pedagang di sekitar objek wisata bukan binaan Disperindag Kampar. "Mereka berdagang atas inisiatif sendiri," pungkasnya. (umm)
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)