Pemko Pekanbaru Diminta Pisahkan Laki-laki dan Wanita dalam Tradisi Petang Megang

datariau.com
1.658 view
Pemko Pekanbaru Diminta Pisahkan Laki-laki dan Wanita dalam Tradisi Petang Megang
Tradisi Petang Megang sehari sebelum puasa Ramadhan di Sungai Siak Pekanbaru. Tampak laki-laki dan perempuan berbaur secara bebas sambil mandi bersama.

PEKANBARU, datariau.com - Sehari menjelang puasa Ramadhan, ada tradisi mandi bersama atau Petang Megang di Kota Pekanbaru.

Selama ini, tradisi yang diselingi dengan berbagai acara itu tidak ada diatur tempat mandi laki-laki dan perempuan, sehingga berbaur semuanya dalam satu tempat bahkan tidak jarang tradisi Petang Megang ini menjadi ajang pegang-pegangan antara laki-laki dan perempuan sambil mandi.

"Sangat kita harapkan agar nanti bisa lebih diatur lagi, sehingga tradisi ini tidak bertentangan dengan syariat," ungkap warga Kota Pekanbaru, Abduldzar, saat berbincang dengan datariau.com di salah satu masjid, Rabu (1/6/2016).

Karena menurut Abduldzar, dari pengamatan selama ini, tradisi tersebut menjadi ajang bagi kaula muda untuk berpegangan dan mandi "bareng" antara pasangan kekasih yang akhirnya menjerumukan kepada kemaksiatan.

"Kita sangat mendukung tradisi ini sebagai ajang silaturahmi antara masyarakat dan pemerintah. Karena di acara tersebut masyarakat bisa berbaur dengan para pejabat pemerintah dan wakil rakyat. Akan tetapi kita minta agar diatur lagi sehingga tidak menjadi ajang pegang-pegangan antara laki-laki dan perempuan," katanya menyarankan.

Seperti diketahui, tradisi Petang Megang dilaksanakan di tepian Sungai Siak. Acara biasanya dilaksanakan dengan berbagai lomba, seperti lomba menangkap itik dan sebagainya.

Penulis
: Abu Hanifa Agusri
Editor
: Ummu SH
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)