MUI Rohil Himbau Umat Muslim Tak Ucapkan Selamat Natal

datariau.com
1.360 view
MUI Rohil Himbau Umat Muslim Tak Ucapkan Selamat Natal

ROHIL, datariau.com - Ketua MUI Rohil, Drs H Wan Achmad Syaiful MSi menghimbau kepada umat Islam tidak ikut mengucapkan selamat Natal kepada kaum yang merayakan pada 25 Desembernanti, karena itu jelas terlarang dalam agama Islam.

Ketua MUI mengajak umat muslim agar tidak ikut-ikut dalam tradisi perayaan umat lain di luar Islam karena ini sudah termasuk perkara ibadah. Bertoleransi antar agama dengan menghormati hari keagamaan lain tanpa perlu ikut serta dalam acara keagamaan tersebut. Toleransi dengan cara tidak mengganggu perayaan umat lain.

"Dalam Al Quran telah jelas dikatakan bahwa orang Yahudi dan Nasrani senantiasa tidak suka kepada kamu, sampai kamu itu mengikuti agamanya. Umat Islam mungkin selama ini tidak mengetahui hal tersebut, dengan alasan hubungan sesama manusia, itu benar, namun tidak dalam hal aqidah/kepercayaan dan meniru kebiasaan mereka mengarah kepada ibadah mereka, ini berbahaya," ujarnya kepada datariau.com, kemarin.

"Kebiasaan mereka meniup terompet, membunyikan lonceng, menyalakan api (tiup lilin) dan memakai topi runcing (kerucut), termasuk perayaan hari ulang tahun seorang anak pakai topi runcing kerucut, tiup lilin, itu kebiasaan yang tidak boleh kita ikuti," pesan MUI Rohil.

Maka di waktu libur Natal dan Tahun Baru Masehi ini, umat Islam Rohil diminta untuk tidak ikut merayakan Natal, mengucapkan Selamat Natal, terlebih ikut pula menggunakan atribut natal, maka ini menyangkut aqidah, maka kepada muslim diminta melaksanakan hal positif tidak melanggar syariat.

"Buatlah acara hari atau malam tersebut bersifat ibadah, zikir, tausiah, memberi santunan anak yatim dan memberikan makan fakir miskin. Diharapkan kepada pemimpin pemerintah memberikan contoh hal ini, janganlah sebaliknya. Semoga himbauan ini didengar dan dilaksanakan masyarakat muslim," imbuhnya.

Penulis
: Samsul
Editor
: Angga
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)