RENGAT, datariau.com - Sekalipun diguyur hujan lebat bercampur angin, tidak membuat patah semangat masyarakat Pasir Penyu menunggu kedatangan Gubenur Riau dalam acara wayangan satu malam suntuk dalam rangka memperingati 1 Muharram 1439 Hijiriyah dan HUT Paguyupan Keluarga Jawa (PKJ) Kembang Setaman yang ke-19 Tahun yang dilaksanakan di Pasar Sri Gading Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu, Jumat (29/9/2017) malam.
Dalam sambutannya, Gubri Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA menyampaikan permohonan maaf atas ketelambatan datang. "Atas nama pribadi saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat yang hadir setia menunggu saya pada malam ini," kata Gubri.
Sebenarnya, lanjut Gubri, dirinya sudah sejak malam kemarin di Inhu, pada pagi Jumat sebelum acara silaturahmi dengan pendidik dan tenagga pendidikan, Gubri sempat ngopi bareng dengan kerabat dan masyarakat Pasir Penyu.
"Usai ngopi, sekitar pukul 09.00 wib acara silaturahmi dengan Pendidik dan tenaga pendidikan se Kabupaten Inhu di SMKN 1 Pasir Penyu, usai acara silaturahmi, saya langsung ke Jakarta hadiri rapat, pukul 17.00 wib lewat saya sudah di Pekanbaru dan malam ini saya bersama masyarakat Inhu dalam acara wayangan dan malam ini nginap lagi di Inhu, karena besok pagi masih ada tiga agenda acara lagi," terang Gubri.
Lanjutnya, kunjungan kali ini khusus untuk Inhu, makanya Gubri menginap lagi di Inhu karena tugas, dan juga pada Jumat itu ada acara peletakan batu pertama pembangunan SMA yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Anggota DPRD Provinsi Riau Yulisman.
"Semoga pembangunan SMA itu segera selesai dan dapat dimanfaatkan untuk pendidikan anak-anak kita," harap Gubri.

"Mengenai sumber daya manusia ini adalah hal paling penting yang harus kita perhatikan, dan tadi pagi dalam acara silaturahmi juga saya sampaikan kepada ibu dan bapak guru, karena SMA dan SMK sudah diserahkan kepada provinsi dan kita harus fokus, kita hitung-hitung lagi tunjangan dan honor, guru honor dan guru bantu dan termasuk ansuransinya," lanjut Gubri.
"Alhamdulilah, karena kemampuan provinsi masih ada, maka ini kita angsur perbaiki, kalau guru honor sudah terima ororiumnya sudah seperti UMR, ada sekitar 20 ribu guru yang akan kita ansuransikan, setelah semua sudah terpenuhi, ibu, bapak tidak perlu lagi mikir yang lain untuk mengajar," pungkas Gubri.
Turut hadir dalam acara wayangan ini, Plt Sekda Inhu Ir H Hendrizal, Ketua DPRD Inhu Miswanto, Anggota DPRD Provinsi Riau Yulisman, Dandim 0302 Inhu Letkol Inf Mujiburahman Hadi SE, Camat Pasir Penyu Bambang Indramawan, Kapolsek Pasir Penyu Kompol Dwi Kormal, lurah, kades se kecamatan Pasir Penyu dan lebih kurang 1000 orang masyarakat turut hadir.
Pantauan datariau.com tepatnya sekitar pukul 22.17 wib, karena Gubri belum datang dan acara belum dimulai, Plt Sekda Inhu Ir H Hendrizal sudah lebih dahulu pulang tidak ikuti acara wayangan yang dibuka oleh Gubri tersebut.