BAGANBATU, datariau.com - Ikatan Persaudaran Muallaf Bagan Batu menggelar acara isra' mi'raj 1438 H di Mesjid An-Nur Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Rohil, Jumat malam (19/5/2017).
Uniknya dalam acara tersebut seluruh rangkaian acara diisi oleh para muallaf, mulai dari mubaliqnya diundang dari Medan yang merupakan seorang muallaf suku tionghoa yang bernama Ustad Hasan Taufan dengan nama aslinya Thio In Wa, panggilan (A thu).
Kemudian yang membaca ayat suci Al Qur'an adalah Ato' illah, pembaca saritilawah Roro Fransiska yang juga merupakan Muallaf.
Dalam sambutannya ketua panitia Isra' Mi'raj, Muhammad Toha yang juga merupakan Muallaf ini juga mengapresiasi semua pihak sehingga acara tersebut bisa terlaksana dan berjalan lancar. Ia menyatakan alasan diadakan isra' mi'raj ini karena sangat seringnya mesjid ini dijadikan sebagai tempat mengislamkan banyak orang.
"Terima kasih kepada kaum muslimin muslimat yang telah berpartisipasi dalam acara Isra' mi'raj ini, beberapa hari yang lalu ada beberapa orang yang masuk islam dan atas dorongan dari orang-orang tua di sini karena seringnya orang masuk islam di mesjid ini, maka kita berinisiatif mengadakan Isra' mi'raj yang untuk para muallaf. Sebenarnya di Bagan Batu ini yang muallaf banyak jumlahnya namun kami panitia belum bisa mengumpulkannya, karena waktu yang sangat singkat undangan kami sebar hanya 100 orang," bebernya.
Sebelum penyampaian tausiyah yang merupakan inti acara, sejumlah muallaf yang mewakili muallaf lainnya juga berbagi kisah pengalaman hidupnya hingga mereka mendapat hidayah dan menjadi pemeluk islam, seperti penyampaian Hajah Rosmida Sirait, dirinya memeluk islam setelah menikah dengan seorang muslim bernama H Rahmat Harahap, dirinya bertekad untuk menjadi pemeluk islam bukan hanya sekedar KTP, sehingga terus dia belajar tentang islam dari suaminya sendiri, sehingga keyakinannya terhadap islam bisa sekuat seperti sekarang.
Dikisahkan Rosmida, bahwa semenjak dirinya masuk dan memeluk islam amat banyak cobaan berat yang dialaminya namun berkat keteguhan dan keimanan yang kuat kepada Allah akhirnya dirinya bisa melaluinya, ianya juga menyampaikan kepada kaum ibu yang baru masuk islam, apabila ingin belajar mengaji atau belajar sedikit tentang islam, mantan anggota DPRD Rokan Hilir ini mengatakan siap membantu mengajarinya.
"Bagi kaum ibu yang masih baru masuk islam yang ingin belajar baca Al Qur'an datang ke rumah saya in syaa Allah saya siap mengajarinya," ujarnya haru.
Sedangkan muallaf lainnya Indra Al Mubaraq yang baru sebulan masuk islam ini juga mengisahkan bahwa dia memeluk islam setelah dirinya melihat cahaya dan seperti ada bisikan menuntunnya untuk masuk islam sehingga dirinya pun mengikrarkan diri memeluk islam.
"Saya masih baru (meluk agama Islam) saya mohon agar saya dibimbing," ucapnya berharap.
Selanjutnya dalam tausiyahnya ustadz Hasan Taufan atau yang akrab disapa A'Thu selain mengisahkan tentang perjalanan Isra' Mi'raj, dianya juga mengisahkan tentang kisah dirinya yang mendapatkan hidayah dan masuk pada tahun 2000 yang lalu. Di awal masuk islam, ianya diuji dengan istrinya kembali murtad sehingga ustad yang memiliki nama jawa "Tukimin" tersebut menceraikan istrinya tersebut.
Oleh karena itu ianya berpesan kepada para muallaf agar masuk islam secara sepenuhnya dan terus belajar tentang agama islam. "Masuk islam hendaknya secara menyeluruh," pesan ustad dalam tausiyahnya.
Acara Isra' mi'raj tersebut juga tampak dihadiri oleh Sekcam Bagan Sinembah H Darsono, Ka KUA Bagan Sinembah, Mukhlis, ustadz Ridwan Malik, tokoh agama, tokoh masyarakat beserta tamu undangan lainnya.