Shalat Tarawih di Masjid Raudatul Jannah Perawang, Bupati Siak: Perbanyak Sedekah dan I'tikaf

Hermansyah
717 view
Shalat Tarawih di Masjid Raudatul Jannah Perawang, Bupati Siak: Perbanyak Sedekah dan I'tikaf
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi i'tikaf di Masjid Raudatul Jannah Perawang.

SIAK, datariau.com - Sebagaimana perbuatan baik yang dicontohkan Rasulullah SAW dan para sahabatnya, di bulan ramadan nabi/rasulullah paling banyak bersedekah. Hal itu, disampaikan Bupati Siak Drs H Alfedri MSi saat shalat tarawih Masjid Raudatul Jannah Desa Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Selasa (11/4/2023).

"Mengapa Rasulullah lebih giat lagi dalam bersedekah di bulan Ramadan? Pertama, ada perintah dari Allah, kedua pahala sedekah di bulan Ramadan dilipat gandakan," ucap Alfedri.

"Dalam sebuah hadist riwayat Imam Turmudzi, ketika Rasulullah SAW ditanya, “Sedekah yang bagaimana yang paling utama?” Rasulullah SAW menjawab, "Sedekah yang dilakukan pada bulan Ramadan. Saya mengajak kepada kita semua, mengeluarkan sedekah terbaik kita di bulan ramadan yang hanya tinggal beberapa hari lagi," kata Bupati Siak.

Mantan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) era Bupati Arwin AS itu juga berpesan pada penghujung ramadan agar jamaah memperbanyak ibadah, salah satunya i'tikaf di masjid. Dengan beri'ktikaf, Insya Allah kata Bupati, kita dapat malam Lailatul Qadar.

Meskipun tidak dapat dipastikan dengan tepat kapan terjadinya malam Lailatul Qadar, namun malam seribu bulan ini terjadi pada 10 hari terakhir di bulan Ramadan pada hari-hari ganjil.

"Malam Lailatul Qadar merupakan malam yang paling mulia dan lebih baik dari seribu bulan. Maka, dari itu di malam inilah menjadi kesempatan masyarakat yang beragama Islam untuk berlomba-lomba memperbanyak ibadah dan melakukan amalan-amalan lainnya," kata Alfedri.

Selain itu, Alfedri menyampaikan kerisauan terhadap anak-anak remaja. Banyak tantangan dan ancaman yang dihadapi oleh generasi muda, salah satunya adalah narkoba. Narkoba merupakan ancaman besar bagi generasi muda.

Kemudian, dalam perkembangan era digital saat ini untuk tidak hanyut dan menjadi korban dari sisi negatif kemajuan teknologi.

Pemuda berperan penting sebagai subjek pembangunan dan menjadi agen perubahan untuk lingkungannya melalui partisipasi aktif pemuda dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

"Untuk itu, mendidik anak menjadi tugas dan kewajiban kita selaku orang tua. Oleh karena itu, Ponpes merupakan salah satu pilihan lembaga pendidikan yang bisa mengantarkan anak untuk memiliki akhlakul kharimah," jelas Alfedri.

"Tidak hanya diajarkan keagamaan saja, namun ponpes sekarang mengajarkan ketrampilan atau sekolah kejuruan yang siap berwirausaha," terangnya.

Dihadapan jamaah masjid, Alfedri menyampaikan komitmen Pemkab Siak dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui peningkatan pendidikan anak-anak lewat Program Keluarga Harapan (PKH) satu keluarga satu Sarjana.

"Program Satu Sarjana Satu Keluarga untuk memberikan akses pendidikan tinggi kepada masyarakat kurang mampu. Kami memberikan beasiswa dari masuk hingga meraih gelar sarjana kepada mahasiswa asal Siak yang kurang mampu dan berprestasi. Harapannya nanti anak inilah yang akan mengangkat derajat keluarganya menjadi lebih baik lagi," pungkasnya.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)