PEKANBARU, datariau.com - Spanduk Bermohon yang bergentayangan di Kota Pekanbaru ternyata tidak sesuai fakta. Dimana, dalam spanduk itu dituliskan yang intinya masyarakat Pekanbaru memohon agar Firdaus MT maju Pilgubri 2018.
Kenyataan di lapangan, beberapa masyarakat Kota Pekanbaru malah meminta Walikota Pekanbaru itu fokus menangani berbagai persoalan kota.
Bakal Calon Gubernur Riau Firdaus MT dikritikan masyarakat karena baru saja dilantik menjadi Walikota sudah ingin mencalonkan diri sebagai Bacagubri.
Kritikan masyarakat tidak lain karena menginginkan Firdaus untuk fokus membangun dan membenahi masalah masalah yang terjadi di Kota Bertuah ini. Seperti menangani permasalahan banjir dan sampah yang belum terselesaikan.
Menanggapi itu, Firdaus dengan tegas mengatakan urusan pembangunan suatu daerah bukan hanya soal sampah dan banjir. Akan tetapi, membangun itu komprehensif dan kholistik.
"Kalau membangun bagian fisik saja itu hanyalah hal kecil. Tapi, membangun manusia itu lebih baik," ucap Firdaus, dikutip datariau.com dari riauterkini.com.
Selanjutnya, Firdaus mengatakan, persoalan banjir dan sampah yang hingga saat ini belum selesai ditangani dengan baik karena pembangunan manusianya. Karena, pembangunan yang dicita-citakan tidak akan tercapai dengan hanya satu orang yang bekerja atau pun hanya satu kelompok.
"Ada tiga elemen yang harus bekerjasama untuk mencapai yang kita cita-citakan dengan baik yakni Ulama (orang yang berilmu), Umara' (pemimpin), dan Ummat," lanjutnya.
Firdaus melanjutkan, untuk elemen yang pertama yakni Ulama (orang yang berilmu) yang artinya bukan saja orang yang berlilmu agama tapi juga harus berilmu tentang kemasyarakatan, tentang lingkungan agar bagaimana orang yang berilmu hadir di tengah-tengah masyarakat dapat menjadi penerang, memberikan edukasi dan terutama media dan termasuk juga orang-orang yang berkomentar.
"Mari kita ajak masyarakat kita bahwa urusan sampah dan banjir itu bukan hanya urusan pemerintah saja, tetapi juga tiga elemen Ulama, Umara' dan Ummat. Kalau di dalam pemerintahan tiga elemen juga yakni Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota," tuturnya kembali.
"Kalau ummatnya belum berhasil kita edukasi bagaimana bisa berjalan dengan baik. Siapa yang memproduksi sampah? Pemerintah apa masyarakat? Jadi kalau pemerintah saja yang mau bersih, masyarakatnya tidak, apa bisa? Mana bisa," lanjutnya.
Oleh sebab itu, tambah Firdaus, membangun Pekanbaru itu bukan hanya mengurus itu saja. Begitu juga membangun Riau bagaimana kita membangun Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur.
"Untuk mencapai itu, komprehensif dan kholistik harus kita lakukan," pungkasnya.