Warga Risau Ratusan Tahanan Kabur jadi Ancaman, Kapolres Kampar Keluarkan Himbauan

datariau.com
2.605 view
Warga Risau Ratusan Tahanan Kabur jadi Ancaman, Kapolres Kampar Keluarkan Himbauan
doc.
Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SIk.

BANGKINANG KOTA, datariau.com - Buntut kaburnya 200 lebih tahanan Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru pada Jum'at (5/5/2017) siang menyebabkan keresahan di masyarakat Kabupaten Kampar, terutama yang berbatasan langsung dengan wilayah Kota Pekanbaru.

Sebagaimana dikatakan Zaidun (30), warga Siak Hulu, banyak warga merasa ketakutan apabila sewaktu-waktu ada tahanan yang panik ingin melarikan diri dan menyandera warga sebagaimana diberitakan beberapa media bahwa ada tahanan yang kabur mencoba menyandera anak-anak dan melarikan kendaraan bermotor.

Menyikapi hal ini, Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata menghimbau masyarakat jangan panik. Kepada masyarakat Kapolres juga menghimbau agar mengawasi dan memperhatikan orang-orang yang ada di sekitarnya. Jika ada orang yang mencurigakan segera cepat laporkan ke polisi atau melalui kepala desa setempat.

Masyarakat juga diminta mengawasi tempat tinggal atau kos-kosan, rumah singgah yang diduga bisa mejadi tempat pelarian tahanan tersenut. Polres Kampar dan jajaran telah melakukan razia guna mendukung upaya penangkapan terhadap tahanan yang kabur.

Mengenai adanya kabar tahanan menyandera anak-anak dan melarikan kendaraan warga, menurut Kapolres  informasi masyarakat itu penting. "Warga agar ikut awasi anak-anak. Kalau ada masyarakat kendaraannya diduga digunakan untuk pelarian sampaikan polisi setempat," ulasnya lagi.

Hingga kini ratusan personil polisi termasuk Sat Brimob Polda Riau diturunkan ke lokasi Sialang Bungkuk dan polisi terus melakukan penangkapan terhadap tahanan yang kabur.

Sebagian tahanan juga kabur bersembunyi di rumah warga dan terjadi dorong mendorong pintu rumah warga dengan tahanan. Warga juga ikut memburu tahanan yang kabur.

Penulis
: Mirdas Aditya
Editor
: Mirdas Aditya
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)