Terjatuh ke Laut, Pelangsir Ikan di Panipahan Rohil Ditemukan Tidak Bernyawa

datariau.com
2.130 view
Terjatuh ke Laut, Pelangsir Ikan di Panipahan Rohil Ditemukan Tidak Bernyawa
Windy
Jenazah korban saat ditemukan.

PALIKA, datariau.com - Seorang pekerja yang sedang melansir ikan terjatuh ke dalam laut dan tenggelam, akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

"Kejadian kecelakaan kerja ini terjadi di wilayah hukum Polsek Panipahan pada Kamis (13/4) kemarin sekira pukul 18.45 WIB, tepatnya di Dharma Ujung Kepenghuluan Panipahan Kecamatan Palika," terang Kapolres Rohil AKBP Henry Posma Lubis Sik MH, dikonfirmasi datariau.com melalui Kasubag Humas Polres Rohil, Aiptu Yusran Pangeran Chery, Jumat (14/4/2017).

Diterangkan Aiptu Yusran Pangeran Chery, pada Kamis (13/4) sekira pukul 18.45 WIB, korban atas nama Ngatman alias Aseng bersama dengan Agustam (saksi I) sedang bekerja di TKP yaitu melangsir ikan dari kapal apung ke kapal pemborong milik Ayang dengan melalui titian yang berupa sebuah papan.

"Saat korban dan Agustam (saksi) berjalan di atas titian tersebut, tiba-tiba titian terjatuh ke air sehingga korban dan saksi 1 pun ikut terjatuh ke dalam air yang mana pada saat terjatuh, kondisi air laut dalam keadaan penuh dan berangsr mau surut," terang Aiptu Yusran Pangeran Chery.

Selanjutnya, kata Aiptu Yusran Pangeran Chery, pada saat terjatuh Agustam (saksi 1) timbul ke permukaan sementara korban tidak ada kelihatan (tenggelam), atas kejadian tersebut Agustam (saksi 1) bersama dengan teman lainnya berusaha untuk mencari korban namun tidak ditemukan.

"Setelah setengah jam pencarian tidak ada hasil mereka naik keatas. Akhirnya majikan mereka yang bernama Ayang melaporkan kejadian tersebut ke Kapolsek melalui HP ke Polsek Panipahan menghubungi Polair, Pos TNI AL, setelah semuanya sampai di TKP dilakukan pencarian dengan menggunakan speed boat Airud dan boad TNI AL, sementara sebahagian warga turun ke air mencari dengan cara menyisir di sekitar TKP, dan sekira pukul 21.15 WIB korban ditemukan oleh warga sekira 6 meter dari TKP dalam keadaan tidak bernyawa lagi," terang Aiptu Yusran Pangeran Chery.

Selanjutnya korban dibawa ke puskesmas untuk visum, atas permintaan keluarga korban dibawa ke Tanjung Balai Asahan (rumah duka) dengan menggunakan ambulance milik puskesmas untuk dimakamkan.

Penulis
: Windy
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)