BANGKOPUSAKO, datariau.com - Sopian, salah satu Kaur di Kasi Kepenghuluan Bangko Pusaka, Kecamatan Bangko Pusako, Rohil, Jumat (28/7/2017) marah besar kepada seorang wartawan. Dalam emosinya, Kaur itu menyebut profesi wartawan adalah profesi "setan".
Kejadian tersebut sekitar pukul 10:10 wib ketika Syawal salah seorang media lokal hendak mengurus surat rekomendasi untuk pembuatan SKCK. Saat pengurusan itu, tiba-tiba Sopian mengeoceh terkait seringnya disoroti kinerja Kepenghuluan itu oleh wartawan Uspa Sagala dan M Syawal Panggabean. Dikatakannya, berita-berita itu tidak berimbang dan tidak ada gunanya menyoroti kinerja di desa.
"Kalian buat berita gak pernah koordinasi. Wartawan apa itu, wartawan itu profesi setan," ujar Kaur Umum itu marah.
Sopian juga tampak emosi ketika menceritakan beberapa berita yang disoroti oleh wartawan itu. Bahkan, ia mendekati Syawal yang sedang di ruangan pelayanan itu. Sambil emosi, Sopian mendorong badan Syawal sambil menanyakan maksud seringnya disoroti desa itu.
"Ini apa maksudnya dorong-dorong," tanya Syawal yang juga warga Kepenghuluan Bangko Pusaka itu kepada Sopian.
Sopian pun kembali mundur dan melanjutkan ocehannya. Dia mengoceh beberapa berita yang pernah diterbitkan di media online. Diantaranya, mengenai jam masuk kerja kantor, soal pembangunan galian anak kanal, serta soal sengketa lahan.
"Percuma aja nya kalian beritakan itu, gak ada juga perubahan. Di desa lain masih banyak yang buruk, kenapa gak disana aja kalian beritakan," katanya.
"Saya gak takut camat, laporkan aja sana camat, saya lawan itu," tambah Sopian menggertak.
Syawal yang semula diam pun akhirnya emosi setelah mendengar ocehan itu terlebih menyebut profesi wartawan profesi setan. Terlebih lagi, Pj Penghulu Sri Andayani juga ikutan menyalahkan wartawan.
"Ya kalian itu kalau ada apa-apa harus telefon dulu, paling tidak sms. Jangan main lapor aja," sebut Pj Penghulu yang belum lama menjabat di desa itu.
Tidak tinggal diam karena profesinya dilecehkan, Syawal pun langsung mengambil smartphon dari sakunya untuk menjalankan video. Syawal memideokan ke arah Sopian dengan meminta kembali penjelasan maksudnya mengatakan profesi wartawan itu sebagai profesi setan.
Namun ketika dimintai penjelasannya, Sopian malah berkilah dan mengalihkan ke soal lain karena takut pernyataannya dijadikan sebagai barang bukti. Sopian hanya mengatakan kalau dulu ia juga pernah jadi wartawan dan berhenti jadi wartawan karena dia merasa kerja wartawan tidak cocok dengan dirinya.
"Kenapa gak kau rekam dari tadi saya ngomong, terserah akulah, yaudah kau laporkan sana," tantangnya.