Pekerja di PT Wings Keluhkan Potongan Upah

datariau.com
1.693 view
Pekerja di PT Wings Keluhkan Potongan Upah
Illustrasi

RENGAT, datariau.com - Para pekerja bongkar barang di PT Wings kecamatan Lirik banyak yang mengeluh. Pasalnya, selain upah yang murah juga banyaknya pemotongan yang tidak jelas, diduga dilakukan oleh pengurus SPTSI.

Dari informasi yang disampaikan seorang pekerja PT Wing, bahwa untuk masuk menjadi anggota SPTSI sebagai pekerja bongkar barang di PT Wing setiap anggota diwajibkan membuat KTA dan harus bayar Rp 300 ribu

"Setelah itu setiap pekerja perbulan diwajibkan untuk iuran Rp 15 ribu, yang katanya untuk kartu. Seluruh pekerja bongkar barang di PT Wing sebanyak lebih kurang 70 orang dijadikan tiga kelompok atau tiga sip," terangnya, Sabtu (6/8/2016).

Dulu, kata pekerja yang meminta namanya tidak disebutkan ini, perjanjian harga bongkar barang disesuaikan dengan peraturan dari Disnaker. Namun sampai sekarang, katanya, pekerja tidak satu pun yang tahu berapa besarnya upah perkotak bongkar dari Disnaker, karena foto kopi tentang peraturan upah bongkar dari Disnaker tidak pernah diperlihatkan.

"Kuat dugaan upah yang selama ini kami terima tidak sesuai. Contohnya, dari pengakuan salah satu sopir mobil, mereka mengatakan dimana saja mereka membongkar barang perkotaknya Rp 600 begitu juga membayar di PT Wing, namun yang dibayarkan ke pekerja hanya Rp 300 perkotak," tuturnya.

"Hal ini langsung kami ditanyakan kepada ketua SPTSI dan PT Wing, dari penjelasan Ketua SPTSI dan PT Wing, bahwa uang yang Rp 300 lagi itu untuk upah muat saat antarkan ke toko atau warung yang memesan dari PT Wing. Masak iya upah bongkar yang kami dapat dipotong untuk upah muat lagi, ini kan gak masuk akal, berarti PT Wing selama ini tidak pernah mengeluarkan upah muat. Upah muat diduga diambil dari hasil kami bongkar," bebernya.

Selain itu, Anggota SPTSI setiap terima upah diketahui juga ada potongan 10 persen, yang mana uang tersebut tidak tahu kegunaannya, dan saat ditanyakan kepada ketua maupun pengurus SPTSI yang ada di PT Wing belum pernah memberikan penjelasan.

"Dan para anggota SPSTI yang bongkar barang di PT Wing yang berkerja sudah hampir 4 tahun belum ada satu orang pun anggota yang miliki kartu jamin kesehatan atau BPJS," pungkasnya.

Terkait hal ini, Ketua SPTSI belum dapat dimintai keterangan, begitu juga dengan pihak PT Wing belum ada yang dapat dikonfirmasi. Saat datang ke PT Wing pintu pagar tidak ada yang buka.

Penulis
: Heri
Editor
: Ummu SH
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)