Guru dan Murid SDN 004 Candi Rejo Keracunan Usai Sarapan Bersama

datariau.com
2.627 view
Guru dan Murid SDN 004 Candi Rejo Keracunan Usai Sarapan Bersama
Heri
Seorang murid saat dirawat karena mengalami sakit perut dan muntah usai makan nasi goreng di sekolah.

RENGAT, datariau.com - Puskesmas Pasir Penyu sekitar pukul 13.30 Wib tadi, Ahad (5/6/2016) mendadak ramai.

Mereka merupakan murid dan guru SDN 004 Candi Rejo yang diduga keracuanan nasi goreng usai acara kemah tadi malam di SDN 004 Candi Rejo, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Inhu.

Salah seorang saksi yang merupakan orang tua murid, Susi saat dikonfirmasi di Puskesmas Pasir Penyu mengatakan, bahwa mual dan muntah dialami anaknya setelah sarapan bersama di sekolah pagi tadi.

"Semalam anak saya dan teman lain berkemah di halaman sekolah. Dan tadi pagi sekitar pukul 09.00 Wib salah seorang guru memberikan sarapan nasi goreng pada anak-anak yang kemah, tepatnya sekitar pukul 12.00 Wib sebagaian guru dan murid merasakan perutnya sakit yang disertai muntah," terangnya.

Awalnya dikira anak-anak ini hanya masuk angin saja, namun tidak begitu lama seorang murid Anugra Tio Suindra (9) bersama kawan yang lainnya pada mengeluh perut sakit dan juga muntah.

"Begitu juga dengan suami saya, bapaknya Tio dan guru yang lainnya juga merasakan hal yang sama. Kuat dugaan guru dan murid ini keracunan nasi goreng sarapan pagi itu," terangnya.

Sementara itu, UPT Puskesmas Pasir Penyu dr Rudi Ardian saat dikonfirmasi menyatakan, untuk sementara ini baru 10 orang yang dirawat di puskesmas.

"Sampai saat ini belum dapat dipastikan mereka itu keracunan nasi goreng atau makanan lainnya. Kita masih melakukan pemeriksaan terhadap pasien, nanti kita kasih tahu apa penyebabnya mereka sakit perut dan muntah," pungkasnya.

Terpisah, Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIk melalui Kapolsek Pasir Penyu Kompol Ahmad Prihatin mengakui adanya anak-anak dan guru yang keracunan ini.

"Ya, saat ini saya bersama anggota masih di sekolah sedang mengumpulkan barang bukti dan minta keterangan saksi. Mereka belum bisa dipastikan keracunan nasi goreng, kalau memang keracunan nasi goreng tentu semua murid yang ikut makan akan kena juga, sedangkan ini hanya beberapa orang saja," pungkasnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)