SIAK, datariau.com - Sejak dibukanya penawaran lelang lahan parkir oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Siak pada Desember lalu, yang hingga saat ini belum ada kejelasan pemenang dari pembukaan penawaran lelang lahan parkir tersebut, Selasa (16/1/2018) siang.
Melalui salah satu pemilik akun Facebook bernama Akir Jeep dalam postingan statusnya menerangkan bahwa salah seorang peserta yang mengikuti lelang tersebut telah melakukan penawaran seperti Alwi Zalukhu, Selasa (16/1/2018) siang. Diketahui lelang tersebut di ikuti oleh beberapa peserta lainnya yang turut dalam pengajuan penawaran lelang lahan parkir di daerah Kecamatan Tualang Kabupaten Siak.
Sedangkan pembukaan penawaran lelang lahan parkir tersebut telah dibuka sejak Desember lalu oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Siak.
"Peserta ikut penawaran parkir Alwi Zalukhu dan beberapa peserta lainnya ikut memasukan penawaran lelang parkir di Kecamatan Tualang yang di buka oleh Dinas Perhubungan di bulan Desember yang sampai hari ini belum ada titik terang siapa pemenang lelangnya," tulis akun Akir Jeep tersebut, Selasa (16/1/2018) sore.
"Para peserta merasa kecewa di karenakan lambatnya pengumuman dan bagaimana mekanis lelang penentuan pemenang lelang. Sistem lelang tertutup di ragukan kebenarannya, pemenang lelang karena bisa saja ada permain salah satu peserta lelang yang bermain dgn panitia lelang dengan memenangkan dia melebih nilai penawaran dari peserta lain. Karena saat ini parkir Kecamatan Tualang di kuasai pengelolaan oleh salah satu ormas. Diduga dengan belum ada nya pemenang lelang sampai hari ini maka pengutipan yang dilakukan oleh pengelola parkir saat ini jatuhnya pungli karena tidak ada dasar hukumnya dan ini akan menjadi setoran parkir masuk ke saku oknum," jelas Akir Jeep lagi.
"Alwi Zalukhu meminta agar penentuan pemenang lelang secara terbuka. Karena ini adalah tahun politik jadi biar tidak ada fitnah dan prasangka buruk, di waktu yang sama Ketua KPP OD Mustafa menilai penentuan pemenang parkir Kecamatan Tualang syarat akan politik dan kepentingan kelompok," tulis pemilik akun Facebook Akir Jeep mempertanyakan.
Lanjut pemilik akun Facebook bernama Akir Jeep tersebut mengungkapkan harapan salah seorang yakni Mustafa perihal tidak transparansinya penawaran lelang lahan parkir di Kecamatan Tualang Kabupaten Siak saat ini.
"Agar Dinas Perhubungan transparan saat menentukan pemenang lelang, bila perlu di adakan nego kenaikan harga penawaran di depan peserta yang lain. Sehingga siapa pun pemenang bisa di terima oleh peserta yang ikut lelang," terang akun Facebook Akir Jeep menirukan harapan Mustafa melalui status Facebooknya, Selasa (16/1/2018) sore.
Ditambahkannya,,"Sampaikan kapan di undur pengumuman pemenang lelang dan alasan apa yang membuat di undurnya," tegas Mustafa melalui cuitan status akun Facebook Akir Jeep itu.
Salah seorang Netizen pemilik akun bernama Tok Alang mengutarakan kekesalannya terhadap Dinas Perhubungan Kabupaten Siak yang harus menjelaskan semuanya. Agar jangan menjadi permasalahan dan menjadi suatu pertikaian antar Ormas.
"Dinas Perhubungan harus jelaskan semuonyo ni,jgn masalah parkir di kec. Tualang jadi pertikaian antar ormas dan para peserta lelang nanti nyo..pelu kito buat sempadan bagi samo rato... Yg udah puluhan tahun ngelola parkir ko jgn nak selomak hati je pikikan jugo yg lain..jgn nak makan soang...yo kan Akir Jeep?," ujar akun Facebook Tok Alang yang mencatut nama akun Facebook Akir Jeep kembali di kolom komentar tersebut.
"Mainkan,jgn parkir diberikan kepada orang yg dah bekerjo apolagi diaduk aduk dgn politik,,goyang trus," ujar akun WH.
Salah seorang pemilik akun bernama Ayank Arya juga mempertanyakan soal kutipan parkir selama ini di Kecamatan Tualang (Perawang). Sementara pemenang lelang lahan parkir belum jelas, tetapi parkir tetap berjalan dan dikutip.
"Klw blom jelas pemenang nyo jgn d kutip lah parkir nyo..tolong bgi yg berkemampuan untk menegak kan perda tu jgn koar2 d sosmed aje tp buktikan dgn perbuatan.jgn ujung2 nye lantaran tak dpt bagian..suai tak Tok Alang," beber akun Ayank Arya kemarin.