Bentrok di UR Dipicu Konvoi Ugal-ugalan Mahasiswa Teknik

datariau.com
2.149 view
Bentrok di UR Dipicu Konvoi Ugal-ugalan Mahasiswa Teknik

PEKANBARU, datariau.com - Bentrokan yang terjadi antara ratusan mahasiswa FISIP dengan mahasiswa Teknik di Universitas Riau berlanjut terus hingga menjelang tengah malam, Kamis (5/10/17) pukul 22.42 WIB. Selain menyebabkan sejumlah kaca bangunan kampus pecah, bentrokan itu juga sudah menyebabkan sedikitnya 6 mahasiswa FISIP luka-luka.

"Jumlah pastinya kita belum tahu, yang jelas sudah ada 5 sampai 6 orang mahasiswa kita (FISIP) yang luka-luka. Sudah dibawa ke RS UR," ujar Wakil Dekan III FISIP UR, Dr Suyanto dikutip riauterkini.com.

Dia menjelaskan, bentrok antara kedua belah pihak (FISIP dan Teknik) itu sendiri dipicu karena tradisi konvoi sepeda motor dalam merayakan wisuda seluruh fakultas di UR. Puncaknya, sore menjelang Maghrib, ratusan mahasiswa Teknik tiba-tiba masuk ke area FISIP sambil ugal-ugalan menggeber sepeda motornya masing-masing. Aksi konvoi ugal-ugalan itulah yang kemudian memicu kemarahan para mahasiswa FISIP.

Parahnya, di sela konvoi tersebut, beberapa mahasiswa Teknik bahkan sempat pula menghina Wakil Dekan III FISIP dengan kata-kata kotor. Sehingga semakin menyulut emosi mahasiswa FISIP.

"Mereka (mahasiswa Teknik) punya tradisi konvoi, tapi tadi mereka tiba-tiba masuk ke area FISIP sambil ugal-ugalan dan menggas motornya. Sambil mengejek dan menghina. Kita juga sudah sama-sama membuat pernyataan agar tidak ribut, tapi nyatanya mahasiswa Teknik menyerang duluan. Itulah yang kemudian memicu bentrokan, mahasiswa kita (FISIP) lalu membalas serangan mereka," papar Suyanto mengisahkan kronologis kejadian.

Hal senada juga disampaikan oleh Gubernur BEM FISIP, Ahmad Ramadhan. Begitu diserang oleh mahasiswa Teknik, ia dan rekan-rekannya di FISIP pun tak tinggal diam. Mereka membalas serangan tersebut dan tetap bertahan di area fakultas.

"Mereka (mahasiswa Teknik) sudah menghina Wakil Dekan III kami. Mereka konvoi ilegal dan masuk tanpa izin ke FISIP. Kami tidak mungkin diam saja, apalagi mereka menyerang duluan," tegasnya.

Pantauan di lokasi, polisi dari Polsek Tampan dan Polresta Pekanbaru masih terus bersiaga di TKP. Belum diketahui kepastian jumlah mahasiswa yang terluka. Sejauh ini Rektor UR, Prof Dr Aras Mulyadi juga belum bisa dikonfirmasi terkait peristiwa bentrokan tersebut.

Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)