Begal!!.. Namun Gagal Jalani Aksinya, Wulan Merupakan Korban Penjahat "Begal" Untuk Kesekian Kalinya

Hermansyah
1.851 view
Begal!!.. Namun Gagal Jalani Aksinya, Wulan Merupakan Korban Penjahat "Begal" Untuk Kesekian Kalinya
Kondisi Korban paska kejadian kemarin saat hendak dibegal korban tersungkur dan mengalami luka, tempurung lutut lari kebawah.

PERAWANG, datariau.com - Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Wulan merupakan salah satu korban penjahat "Begal" untuk kesekian kalinya. Namun, aksi kejahatan pembegalan itu gagal, saat menjalani aksinya, Kamis (16/11/2017) sekira pukul 21.00 WIB, warga yang melihat kejadian itu berusaha mengejar pelaku yang terlihat ingin merampas barang milik korban.

Kejadian berawal saat korban bersama saudara perempuannya pergi untuk membeli paket internet di salah satu kios pulsa. Selanjutnya, dalam perjalanan pulang, ia di pepet oleh seseorang pengendara, diduga mengendarai sepeda motor merk Suzuki jenis Satria FU yang tidak jauh dari GOR Jalan Hangjebat Kelurahan Perawang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak.

Saat itu pelaku yang tiba-tiba datang dari arah belakang mendorong stang sepeda motor korban. Alhasil, korban terjatuh dan tersungkur di aspal jalan. Tempurung lutut korban pun terjadi pergeseran ke samping bawah dan mengalami luka lecet. Korban bernama Wulan ini, diketahui merupakan salah seorang siswi disalah satu SMK di Kecamatan Tualang saat ini.

"Anak saya mau isi paket Hpnya, mau pulang itu lah di jalan di pepet jambret, stang motornya di senggol hingga terjatuh. Jambret yang di belakang mau ambil Hp yang ada di dasbor motor. karena banyak warga ke buru kabur palakunya," kata ayah korban kepada awak media, Jumat (17/11/2017).

Ditambahkan ayah korban yang mengaku di malam kejadian itu, pihak keluarga berusaha membuat laporan ke Mapolsek Tualang. Ayah korban mengaku hanya melapor secara lisan, hal itu dikarenakan aparat kepolisian beralasan pihak korban tidak mengetahui ciri-ciri dan nomor polisi (platform) kendaraan pelaku.

"Ya lapor aja, cuma pake lisan nggak tercatat dibilang polisi. Kalau nggak tau ciri-ciri sama plat nomornya percuma aja. Mana la sempat anak dah tersungkur mau tandai nomor polisi pelaku," ungkapnya.

Menurut keterangan Kapolsek Tualang Kompol James Rajagukguk SIK kepada datariau.com mengatakan bahwa semalam sekira pukul 22.00 WIB yang jadi Pawasnya itu Kanit Reskrim, ada ditempat (kantor) saat itu. Sementara laporan dari pihak korban belum masuk untuk melaporkan kejadian tersebut.

"Itu orangnya tidak datang ke kantor, maka itu kita cari tau siapa korbanya. Kebetulan malam tadi itu Pawasnya kan Kanit Reskrim, pukul 22.00 WIB itu Kanit Reskrim itu ada di kantor masalahnya. Cuma (datariau.com) dapat informasi korbanya siapa tidak ada melapor. Sedangkan kendaraan yang hilang saat tidur aja, ada yang melapor kita terima, ini kan aneh," ujarnya kepada datariau.com, Jum'at (17/11/2017) sekira pukul 22.15 WIB.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Hermansyah
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)