ATM Diblokir Secara Massal, Warga Pekanbaru Serbu Kantor BRI

datariau.com
4.988 view
ATM Diblokir Secara Massal, Warga Pekanbaru Serbu Kantor BRI
Foto: Feno Adinaya
Tampak antrian panjang sampai meluber keluar kantor BRI di Pekanbaru.

PEKANBARU, datariau.com - Pihak Bank BRI melakukan pemblokiran kartu ATM secara massal di seluruh Indonesia sejak (24/03/2018) lalu. Sebelumnya pihak Bank telah menyampaikan masalah pemblokiran ini melalui berita.

Alasan pihak BRI melakukan pemblokiran agar tidak terjadi kehilangan uang di ATM. Pihak BRI memberi nasehat kepada nasabah yang terkena blokir dengan mengisi formulir sesuai identitas dan kemudian diganti dengan nomor pin ATM baru.

Atas kondisi ini, nasabah BRI di Kota Pekanbaru berbondong-bondong menyerbu kantor BRI terdekat untuk menyelamatkan ATM mereka masing-masing. Tak ayal, antrian panjang pun terjadi.

Dewi Anggraini salah seorang nasabah BRI Pekanbaru mengungkapkan keresahannya saat dijumpai di Bank BRI yang terletak di Jalan Nangka/Tuanku Tambusai.

"Pihak BRI harusnya lebih berhati-hati dan lebih teliti kembali agar tidak terjadi kehilangan uang di ATM lagi," ungkapnya.

Adapun syarat untuk mengaktifkan kembali kartu nasabah yang kena blokir yakni dengan menyerahkan fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk), kartu ATM, serta mengisi formulir sesuai dengan identitas diri nasabah BRI dan kemudian diganti dengan ATM dan pin yang baru. Ratusan nasabah BRI mengantri dari pagi hingga sore hari di kantor BRI tersebut untuk keperluan mengurus kartu ATM yang baru.

Reren, nasabah BRI lainnya mengaku sudah mengantri di lokasi tepatnya di jalan Nangka sejak pukul 11.00 siang dan menjelang sore masih antri.

Corporate Secretary BRI, Bambang Tribaroto, sebelumnya dilansir dari beberapa media telah mengeluarkan rilis, bahwa pemblokiran sejumlah ATM nasabah BRI seluruh Indonesia dilakukan terkait dengan keamanan kartu yang belakangan marak kejadian skimming.

"Dalam rangka upaya preventif Bank BRI untuk mengamankan dana nasabah dan proses penggantian kartu bagi kartu nasabah yang diduga terindikasi skimming, kami memohon kesediaan para nasabah yang telah menerima pesan singkat (SMS) dari Bank BRI untuk segera ke kantor cabang Bank BRI terdekat untuk melakukan penggantian kartu tanpa dikenakan biaya apapun," ujar Bambang Tribaroto.

Menurut Bambang, notifikasi pemberitahuan terus dilakukan melalui SMS blast, layar ATM Bank BRI serta akun media sosial Bank BRI.

"Sosialisasi juga dilakukan melalui pekerja BRI yang telah secara aktif memberitahukan kepada para nasabah sejak 2 hari yang lalu," katanya.

Pada akhir pekan ini, unit kerja Bank BRI tetap buka untuk melayani kebutuhan penggantian kartu nasabah.

Bank BRI terus berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik baik para nasabahnya. Info lebih lanjut, contact BRI di 14017. (Septian Hakim/Feno Adinaya/Bnc)

Editor
: Angga
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)