Tiga Mahasiswa FKIP UMRI Tuntaskan PLP di SMAN 8 Pekanbaru, Selesaikan Ujian Praktik Mengajar

datariau.com
99 view
Tiga Mahasiswa FKIP UMRI Tuntaskan PLP di SMAN 8 Pekanbaru, Selesaikan Ujian Praktik Mengajar
Foto: Viona Indriani
Tiga mahasiswa FKIP UMRI dari tiga program studi berbeda, menuntaskan pelaksanaan PLP di SMAN 8 Pekanbaru. 

PEKANBARU, datariau.com - Tiga mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) dari tiga program studi berbeda, yakni Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan IPA, dan Pendidikan Informatika, telah menuntaskan pelaksanaan Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) di SMA Negeri 8 Pekanbaru.

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Viona Indriani (Pendidikan Bahasa Inggris), Annisa Miftahurrahmi (Pendidikan IPA), dan Erlangga (Pendidikan Informatika). Kegiatan PLP ini berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr Seri Hartati MPd.

Kegiatan PLP secara resmi dimulai pada Senin 12 Januari 2026. Sebelumnya, pada Kamis 8 Januari 2026, mahasiswa telah diserahkan oleh DPL kepada pihak sekolah sebagai bentuk awal kerja sama pelaksanaan program PLP.

Pada tahap awal, mahasiswa melaksanakan observasi untuk mengenali kondisi sekolah, karakteristik peserta didik, kultur belajar, serta sistem pembelajaran yang diterapkan.

Observasi ini menjadi dasar penting dalam menyusun strategi mengajar, perangkat pembelajaran, serta penyesuaian metode yang sesuai dengan kebutuhan siswa.

Setelah tahap observasi, ketiga mahasiswa mulai aktif melaksanakan kegiatan mengajar di kelas. Proses pembelajaran berlangsung secara konsisten selama masa PLP.

Mahasiswa turut berperan dalam berbagai kegiatan akademik, mulai dari penyusunan materi, pelaksanaan pembelajaran, hingga evaluasi hasil belajar siswa sesuai bidang masing-masing.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, ketiga mahasiswa telah menyelesaikan ujian praktik mengajar sebagai bentuk evaluasi akhir. Ujian praktik ini dihadiri langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) serta guru pamong dari SMA Negeri 8 Pekanbaru.

Kehadiran keduanya menjadi bagian penting dalam proses penilaian, pembimbingan, dan penguatan kompetensi calon pendidik.

Menjelang pelaksanaan ujian praktik, guru pamong turut memberikan arahan penting kepada mahasiswa, salah satunya mengenai pentingnya membuat catatan atau jurnal harian mengajar sebagai bentuk evaluasi diri.

Melalui jurnal tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memantau perkembangan mengajar secara konsisten, mencatat strategi yang efektif maupun yang kurang berhasil saat diterapkan di kelas.

Catatan harian ini membantu mahasiswa memahami pola belajar siswa, mengukur respons kelas terhadap metode yang digunakan, serta memperbaiki pendekatan pembelajaran berdasarkan pengalaman yang telah dilalui.

Melalui kegiatan PLP ini, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata dalam dunia pendidikan, khususnya dalam membangun keterampilan mengajar, komunikasi kelas, manajemen pembelajaran, serta penerapan teori pendidikan di lapangan.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan mahasiswa FKIP UMRI sebagai calon guru profesional yang adaptif, reflektif, dan berkompeten.***

Penulis
: Viona Indriani
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)