PTM di SDN 163 Pekanbaru Lancar dengan Menerapkan Prokes yang Ketat

Ruslan
170 view
PTM di SDN 163 Pekanbaru Lancar dengan Menerapkan Prokes yang Ketat
Foto: Maizatul Akmam
Suasana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SD Negeri 163 Pekanbaru terlihat lancar dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang lengkap. 

PEKANBARU, datariau.com - Sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada Sekolah Dasar (SD) Negeri 163 Pekanbaru masih terpantau lancar dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang lengkap. Proses belajar mengajar dilakukan dengan 2 sesi yakni sesi pagi dan sesi siang.

Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri 163 Pekanbaru, Dewi Kurniati saat ditemui datariau.com menjelaskan, tidak ada kelonggaran dalam menerapkan protokol kesehatan. Semua siswa dan guru wajib menggunakan masker dalam lingkungan sekolah.

"Alhamdulilah sejauh ini belum ada kendala berarti yang kita temui di sini, karena setiap guru, tamu, maupun siswa selalu mengikuti protokol kesehatan. Begitupun dengan siswa sebelum masuk ke dalam kelas anak-anak disuruh untuk cuci tangan, di dalam kelas wajib pakai masker dan selalu menjaga jarak 1 bangku hanya 1 siswa," jelasnya, Senin (18/10/2021).

Dewi menambahkan bahwa pembelajaran dilakukan setiap hari dengan kelas yang berbeda. Setiap kelas masuk 2 kali dalam sepekan secara bergantian. Sesi pertama masuk dari pukul 07.30 - 10.30 WIB, sesi kedua dari pukul 10.30 - 12.30 WIB.

"Masuknya setiap hari, cuma dengan kelas yang berbeda. Dalam 1 kelas itu 2 kali dalam seminggu belajarnya. Jadi dibagi-bagi gitu setiap harinya," ujar Dewi.

Dewi pun berharap agar pembelajaran tatap muka kembali normal seperti sediakala.

"Kalau harapan saya sebagai kepala sekolah disini, mudah-mudahan setelah dilakukannya pembelajaran tatap muka secara terbatas ini berhasil dan tidak ada kendala berarti, mudah-mudahan kita semua bisa berlajar normal seperti biasanya," tutup Dewi.

Saulia Zulmi, salah seorang siswa kelas 6 mengungkapkan bahwa dirinya tidak merasa keberatan dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungan sekolah. Semua dilakukan Saulia agar tetap bisa melakukan pembelajaran secara tatap muka.

"Enggak keberatan, malah senang, biar kita tuh tetap bisa melakukan sekolah tatap muka, walaupun harus menerapkan protokol kesehatan. Biar bisa ketemu teman-teman," tuturnya.(mam)

Penulis
: Maizatul Akmam
Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: Datariau.com