Program Farmasi UMRI, Mahasiswa KKN MAs Kenalkan DAGUSIBU Obat di SMPN 7 Kerinci Kanan

datariau.com
1.617 view
Program Farmasi UMRI, Mahasiswa KKN MAs Kenalkan DAGUSIBU Obat di SMPN 7 Kerinci Kanan
Foto: Marda Annafin Kurniawan
Kelompok 102 Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAs) melaksanakan sosialisasi mengenai pentingnya DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) obat kepada siswa-siswi kelas 3 SMPN 7 Kerinci Kanan, Jumat (29/8/2025) siang.

SIAK, datariau.com - Kelompok 102 Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAs) melaksanakan sosialisasi mengenai pentingnya DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) obat kepada siswa-siswi kelas 3 SMPN 7 Kerinci Kanan, Jumat (29/8/2025) siang.

Dalam kegiatan ini, para mahasiswa memberikan edukasi seputar cara mendapatkan obat dengan benar di apotek, tips penggunaan obat sesuai aturan, hingga tata cara penyimpanan dan pemusnahan obat yang baik. Materi ini penting dipahami sejak dini mengingat masih banyaknya penyalahgunaan obat dan kurangnya perhatian masyarakat terhadap aturan penggunaan obat.

Edukasi DAGUSIBU


Dalam sosialisasi, siswa dikenalkan dengan penggolongan obat yang perlu diperhatikan. Obat bertanda hijau bisa dibeli bebas, obat bertanda biru termasuk terbatas namun tanpa resep, sedangkan obat bertanda merah K hanya bisa dibeli dengan resep dokter. Selain itu, mahasiswa juga memberikan tips penyimpanan obat, mulai dari menjauhkannya dari sinar matahari langsung, menjaga dalam kemasan asli, hingga rutin memeriksa tanggal kedaluwarsa.

Siswa pun diajarkan cara membuang obat dengan benar. Obat tablet atau kapsul dihancurkan lalu dicampur tanah sebelum dibuang ke tempat sampah, sedangkan obat cair bisa dilarutkan terlebih dahulu sebelum dibuang ke kloset atau saluran air. Cara ini penting agar obat tidak disalahgunakan.

Kenalkan Prodi Farmasi UMRI


Di akhir sesi, mahasiswa KKN juga memperkenalkan Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). Mereka menampilkan ruang praktikum, sertifikat akreditasi, dan peluang besar lulusan farmasi di dunia kerja, baik di instansi kesehatan, industri kosmetik maupun makanan, serta kesempatan melanjutkan pendidikan profesi apoteker.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para siswa yang mengikuti acara dengan antusias. Harapannya, edukasi DAGUSIBU dapat membekas sehingga mereka memahami cara yang benar dalam membeli, menggunakan, menyimpan, hingga membuang obat. Selain itu, diharapkan semakin banyak siswa yang tertarik untuk melanjutkan studi di bidang farmasi, khususnya di UMRI.

Sebagai penutup, Kelompok 102 KKN MAs mengucapkan terima kasih kepada Panitia Pusat KKN MAs, Panitia Lokal KKN MAs, Konsorsium LPPM PTMA, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, seluruh anggota KKN MAs 102 (Selma Tendri Tia, Ardelia Arda, Nurhidayat, Aqeel Rayhan, Rafly Armazumi, Ulfatul Isnaini, Firly Fadila Julita, Nyak Hasya Alvina, Ezra Gomgom Juan Hutapea, Marda Annafin Kurniawan, Meirida Azzahrah), serta Dosen DPL Bapak Raja Septian Armel SE MAk Ak.***

Penulis
: Marda Annafin Kurniawan
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)