BELADING, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 46 menghadirkan program bimbingan belajar bagi anak-anak sekolah dasar (SD) di Desa Belading. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas belajar sekaligus membentuk karakter positif anak sejak dini.
Program bimbingan belajar tersebut dilaksanakan di Perpustakaan Desa Belading dan mulai berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026, pukul 16.00 hingga 17.30 WIB. Hingga saat ini, kegiatan terus dilaksanakan secara rutin setiap Sabtu dan Ahad dengan melibatkan anak-anak sekolah dasar dari berbagai jenjang kelas.
Kegiatan ini dilatarbelakangi kebutuhan anak-anak di Desa Belading terhadap pendampingan belajar tambahan di luar jam sekolah. Keterbatasan akses terhadap bimbingan belajar formal menjadi salah satu alasan mahasiswa KKN UMRI Kelompok 46 menghadirkan ruang belajar alternatif yang mudah dijangkau oleh masyarakat desa.
Tidak sekadar membantu anak memahami materi pelajaran, program tersebut dirancang dengan pendekatan pendampingan akademik, lingkungan belajar yang menyenangkan, serta pembentukan karakter. Mahasiswa KKN berupaya membangun kebiasaan belajar yang positif sehingga anak-anak dapat lebih disiplin, percaya diri, bertanggung jawab, dan mampu berinteraksi dengan baik bersama teman-temannya.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan pendampingan secara langsung dengan menyesuaikan materi pembelajaran dan kesulitan yang dihadapi masing-masing anak. Pendekatan tersebut dilakukan agar proses belajar dapat berlangsung lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan peserta.
Untuk menghindari suasana belajar yang monoton, mahasiswa KKN juga memanfaatkan berbagai media pembelajaran sederhana. Di antaranya kartu edukatif dan buku-buku bacaan cerita yang tersedia di perpustakaan.
Kartu edukatif digunakan sebagai media belajar interaktif untuk membantu anak memahami materi dengan cara yang lebih menarik dan menyenangkan. Sementara itu, buku cerita dimanfaatkan untuk menumbuhkan minat baca, memperkaya kosakata, sekaligus mengenalkan nilai-nilai positif melalui cerita yang dibaca bersama.
Melalui metode tersebut, anak-anak tidak hanya diarahkan untuk menyelesaikan tugas atau memahami materi akademik, tetapi juga diberikan kesempatan untuk belajar melalui aktivitas yang menyenangkan. Interaksi selama kegiatan turut mendorong anak untuk berkomunikasi, bekerja sama, saling menghargai, dan berani menyampaikan pendapat.
Sebanyak 15 anak sekolah dasar dari berbagai jenjang kelas mengikuti kegiatan bimbingan belajar tersebut. Mereka mendapatkan kesempatan memperoleh pendampingan secara lebih personal dibandingkan proses pembelajaran di ruang kelas sekolah.
Kehadiran program ini memberikan manfaat bagi anak-anak maupun lingkungan Desa Belading. Anak-anak memperoleh tambahan waktu dan ruang untuk belajar, sekaligus mendapatkan pendampingan dalam memahami pelajaran yang mungkin belum sepenuhnya mereka kuasai di sekolah.
Penggunaan kartu edukatif dan buku cerita juga membuat proses belajar menjadi lebih interaktif dan tidak membosankan. Anak-anak didorong untuk meningkatkan minat membaca sekaligus membangun kebiasaan belajar yang dilakukan secara rutin.
Selain aspek akademik, kegiatan tersebut turut menjadi sarana pembentukan karakter. Anak-anak dilatih untuk hadir tepat waktu, mengikuti kegiatan dengan tertib, menyelesaikan tugas, bertanggung jawab terhadap proses belajarnya, serta berinteraksi secara positif dengan peserta lainnya.
Antusiasme anak-anak dalam mengikuti kegiatan juga menunjukkan bahwa Perpustakaan Desa Belading memiliki potensi untuk terus dimanfaatkan sebagai ruang belajar dan kegiatan edukatif yang positif. Perpustakaan tidak hanya menjadi tempat menyimpan dan membaca buku, tetapi juga dapat berkembang menjadi ruang interaksi dan pengembangan kemampuan anak-anak desa.
Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 46 berharap program bimbingan belajar tersebut dapat memberikan dampak yang berkelanjutan bagi anak-anak Desa Belading. Pendampingan yang dilakukan secara rutin diharapkan mampu membantu meningkatkan kualitas belajar sekaligus menanamkan karakter positif sejak usia sekolah dasar.
Program tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung perkembangan sumber daya manusia di tingkat desa. Dengan memberikan pendampingan akademik, membangun minat baca, serta menanamkan kedisiplinan dan rasa percaya diri, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah kecil yang memberikan manfaat bagi perkembangan pendidikan anak-anak Desa Belading.***