BELADING, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 46 menggelar perlombaan cerdas cermat bagi anak-anak sekolah dasar (SD) Desa Belading, Ahad (23/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Voli Desa Belading tersebut menjadi sarana edukatif untuk menanamkan nilai-nilai Kemuhammadiyahan, spiritualitas, kebangsaan, dan cinta tanah air kepada generasi muda.
Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB dengan melibatkan mahasiswa KKN UMRI Kelompok 46, anak-anak SD Desa Belading, pengawas lapangan, serta MC Denisa Cornelia dan Marsya Citra Nadiva.
Perlombaan dikemas dengan metode cepat tepat yang membuat suasana kegiatan berlangsung interaktif dan kompetitif. Sebanyak lima regu ambil bagian dalam perlombaan, dengan masing-masing regu terdiri dari empat orang anak. Dengan demikian, terdapat 20 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.
Para peserta mendapatkan pertanyaan berdasarkan kisi-kisi yang sebelumnya telah diberikan kepada siswa SD Desa Belading. Materi perlombaan mencakup Kemuhammadiyahan, kebangsaan, dan nasionalisme, dengan penekanan pada pengetahuan dasar mengenai Muhammadiyah serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Dalam mekanisme perlombaan, peserta yang paling cepat mengangkat tangan mendapatkan kesempatan untuk menjawab pertanyaan. Jawaban yang benar akan mendapatkan poin bagi regunya. Sementara itu, pengawas lapangan bertugas memperhatikan peserta yang lebih dahulu mengangkat tangan sekaligus memastikan perlombaan berjalan tertib, adil, dan sportif.

Materi Kemuhammadiyahan menjadi salah satu bagian utama dalam kegiatan tersebut. Melalui konsep kuis dan kompetisi, anak-anak diajak mengenal Muhammadiyah dengan cara yang lebih menyenangkan dan tidak hanya melalui pembelajaran formal di dalam kelas.
Anak-anak diperkenalkan dengan pengetahuan dasar mengenai Kemuhammadiyahan sekaligus diajak memahami sejumlah nilai positif, seperti semangat menuntut ilmu, keislaman, kedisiplinan, kerja sama, keberanian, serta sikap berkemajuan.
Pemilihan materi tersebut juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN UMRI Kelompok 46 untuk memperkenalkan identitas dan nilai-nilai Muhammadiyah sejak usia sekolah. Anak-anak tidak hanya diarahkan untuk mengetahui Muhammadiyah secara umum, tetapi juga memahami nilai pendidikan, keteladanan, keislaman, dan semangat berkemajuan yang menjadi bagian penting dalam gerakan Muhammadiyah.
Kegiatan tersebut juga dilaksanakan dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Karena itu, nilai-nilai Kemuhammadiyahan dipadukan dengan materi kebangsaan dan nasionalisme agar anak-anak memiliki pemahaman yang seimbang mengenai nilai keagamaan dan kecintaan terhadap bangsa.
Antusiasme terlihat dari keikutsertaan 20 peserta yang mengikuti perlombaan hingga selesai. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga melatih kemampuan anak untuk berpikir cepat, berani menyampaikan jawaban, bekerja sama dalam kelompok, serta menerima hasil kompetisi dengan sikap sportif.
Melalui metode pembelajaran yang kompetitif sekaligus menyenangkan, materi Kemuhammadiyahan dan kebangsaan diharapkan lebih mudah dipahami dan diingat oleh para peserta. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan ketertarikan anak-anak untuk mengenal Muhammadiyah dan nilai-nilai keislamannya secara lebih mendalam.
Bagi mahasiswa KKN UMRI Kelompok 46, kegiatan ini tidak semata-mata bertujuan menghasilkan pemenang. Lebih dari itu, perlombaan menjadi pengalaman edukatif yang diharapkan dapat memberikan bekal bagi pembentukan karakter, keberanian, wawasan kebangsaan, dan semangat belajar anak-anak Desa Belading.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap usaha dan partisipasi seluruh peserta, setiap anak mendapatkan sertifikat. Peserta yang berhasil menjadi pemenang memperoleh sertifikat penghargaan, sementara peserta yang belum meraih juara mendapatkan sertifikat partisipasi.
Hadiah dan sertifikat tersebut kemudian diserahkan pada malam puncak peringatan HUT Kemerdekaan RI di Desa Belading pada Ahad (23/8/2026). Pemberian apresiasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri anak-anak sekaligus memotivasi mereka untuk terus belajar dan berani mengikuti berbagai kegiatan positif.
Kegiatan cerdas cermat ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UMRI Kelompok 46 dalam menghadirkan pembelajaran alternatif bagi anak-anak Desa Belading. Dengan menggabungkan unsur pendidikan, spiritualitas, Kemuhammadiyahan, dan nasionalisme, kegiatan diharapkan dapat menjadi pengalaman positif yang mendukung tumbuhnya generasi muda yang berilmu, berkarakter, berani, dan memiliki kecintaan terhadap agama serta bangsa.***