Menteri Hapuskan Skripsi, Kaprodi PBSI FKIP UIR: Tugas Akhir Mahasiswa Tetap Ada

datariau.com
1.040 view
Menteri Hapuskan Skripsi, Kaprodi PBSI FKIP UIR: Tugas Akhir Mahasiswa Tetap Ada
Ketua Program Studi PBSI FKIP UIR, Desi Sukenti MEd.

PEKANBARU, datariau.com - Ketua Program Studi PBSI FKIP UIR Desi Sukenti MEd turut menanggapi Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi diantaranya terobosan terkait penghapusan skripsi bagi mahasiswa Strata Satu (S-1).

"Jadi saya sampaikan, sebenarnya kalau kebijakan dari kampus belum. Tapi secara akademik kita sebagai juga di struktural bukan dihapus," tegasnya kepada datariau.com saat ditemui di kampus Universitas Islam Riau Jalan Kaharudin Nasution Pekanbaru, Jumat (1/9/2023).

Tapi, sambung Desi, adalah penyederhanaan tugas akhir. "Tugas akhir tidak lagi hanya skripsi saja, tapi skripsi adalah bagian dari tugas akhir," paparnya.

Saat ini, kata Desi, dimulai dengan proyek-proyek. "Kalau mahasiswa itu bisa menghasilkan fortopolio dalam pembelajaran," jelasnya.

Bahkan, sambung Desi, apalagi bisa menghasilkan media-media yang berbasiskan kepada teknologi di dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.

"Ini bisa dihitung sebagai tugas akhir. Inilah kebijakan dari Menteri tentang tugas akhir. Jadi bukan dihapus," katanya.

Mahasiswa tambah kandidat doktor itu, mahasiswa boleh memilih dan akan disesuaikan dengan kurikulum merdeka belajar.

"Kalau saya setuju karena mahasiswa mulai hari ini boleh memilih. Artinya apa, dia dapat pengetahuan di luar dia bisa kerjasama dengan Dunia Usaha Dunia Industri yang pas mitranya," jelasnya.

Menurut Desi, mahasiswa juga diberi kesempatan seluas-luasnya untuk mengeksplor potensi dirinya semaksimal mungkin.

"Mahasiswa bisa media dikaitkan dengan bidangnya Bahasa dan Sastra Indonesia. Dia boleh pakai di masyarakat. Dan itu apabila diakui dan cocok dengan Prodi itu yang sekarang brilliant," paparnya.

Brilliant menurut Desi, adalah mahasiswa yang cerdas dan mampu menciptakan serta update.

"Jadi Alhamdulillah dosen-dosen Prodi Bahasa Indonesia saat ini juga terus meningkatkan kompetensi dan alhamdulillah hampir semuanya selesai doktor," pungkasnya. (abd)

Tag:Skripsi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)