Mahasiswa Kukerta UNRI Sulap Sampah Plastik Menjadi Barang Kreatif melalui Ecobrick di Sekolah Lansia Sadar Sehat Kampung Baru

datariau.com
518 view
Mahasiswa Kukerta UNRI Sulap Sampah Plastik Menjadi Barang Kreatif melalui Ecobrick di Sekolah Lansia Sadar Sehat Kampung Baru

DATARIAU.COM - Tim Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau 2024 melakukan salah satu bentuk Pengabdian Masyarakat di sekolah Lansia Sadar Sehat Desa Kampung Baru dengan menyulap sampah menjadi sebuah kreatifitas pada Senin 13 Agustus 2024.

Sampah plastik adalah salah satu permasalahan lingkungan yang semakin mengkhawatirkan. Jumlah sampah plastik yang dihasilkan oleh masyarakat cukup besar, sehingga butuh pengelolaan yang efisien agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Hal ini menjadi perhatian sekelompok mahasiswa Kukerta UNRI yang mengolahnya menjadi ecobrick.

Selama ini, sampah yang terdapat di Desa Kampung Baru hanya berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tanpa adanya pengolahan atau tindak lanjut. Hal tersebut menjadi landasan munculnya inisiatif Kelompok KKN UNRI Desa Kampung Baru untuk memanfaatkan sampah menjadi ecobrick.

"Sebelum melakukan pembuatan ecobrick, kami melakukan sosialisasi untuk mengenalkan jenis-jenis sampah organik dan anorganik. Sekaligus memberikan edukasi terkait pentingnya pengelolaan limbah sampah,” ucap Elsa.

Sosialisasi ecobrick ini di lakukan pada sekolah lansia sadar sehat desa kampung baru. Saat sosialisasi ecobrick mahasiswa KKN Unri mendapat respon positif, karena banyaknya lansia yang belum mengetahui kreatifitas terkait ecobrick.

"Alasan mengapa kami menjadikan lansia sebagai sasaran sosialisasi tersebut adalah tinggi nya minat ibu-ibu lansia dalam kreativitas dan sudah mulai banyaknya pengurangan kegiatan pada lansia (produktivitas lansia yang kurang)" jelas Jia.

"Pada sosialisasi ecobrick ini kami membuat delapan botol ecobrick, dengan memotong sampah plastik dengan ukuran yang kecil. Kemudian, memasukkan serpihan sampah pada botol yang di padatkan dengan tongkat. Setelah padat seluruh ecobric di susun menjadi tatakan (rak)," jelas Yessy.

"Melalui program kerja tersebut mahasiswa Kukerta Unri berharap pengelolaan sampah plastik dapat menambah kreatifitas yang berkelanjutan untuk mengurangi sampah plastik di desa kampung baru," tutur mahasiswa KKN UNRI. ***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)