Mahasiswa Kukerta UNRI Dorong Kemandirian Masyarakat Teluk Pambang Melalui Budidaya TOGA dan Pupuk Organik

datariau.com
105 view
Mahasiswa Kukerta UNRI Dorong Kemandirian Masyarakat Teluk Pambang Melalui Budidaya TOGA dan Pupuk Organik

BENGKALIS, datariau.com - Kelompok Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (UNRI) Berdampak Tahun 2026 melaksanakan kegiatan pemaparan program kerja, sosialisasi dan pelatihan budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA), serta pembuatan pupuk organik bagi masyarakat Desa Teluk Pambang dengan mengusung tema "Sehat dan Berdaya Melalui TOGA dan Pupuk Organik." Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada Selasa, 30 Juni 2026 di Aula Kantor Desa Teluk Pambang dan Kamis, 2 Juli 2026 di Sekretariat Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Teluk Pambang.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat Kukerta UNRI Berdampak Tahun 2026 yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal melalui budidaya tanaman obat dan pengolahan limbah organik yang ramah lingkungan.

Pada hari pertama, kegiatan dibuka secara resmi pada pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 12.00 WIB. Pelaksanaan kegiatan turut didampingi dan mendapat dukungan penuh dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kukerta UNRI, Prof. Dr. Seno Andri, MM., M.Si.

Baca juga:Asah Kemampuan Motorik Anak, Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Fun Games di SDN 023 Bagan Jawa Pesisir


Rangkaian acara diawali dengan pemaparan program kerja Kukerta UNRI Berdampak 2026 yang disampaikan oleh Nisful Junaini. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan berbagai program yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian di Desa Teluk Pambang sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa.



Selanjutnya, masyarakat mendapatkan materi sosialisasi dan pelatihan budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang disampaikan oleh Chafid Akbar Ansyari. Materi yang diberikan mencakup manfaat tanaman obat sebagai alternatif pengobatan tradisional, teknik budidaya yang tepat, hingga pemanfaatan tanaman obat dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Yahya Andreansyah turut memberikan pelatihan mengenai pembuatan pupuk organik. Melalui pelatihan tersebut, masyarakat diperkenalkan pada teknik pengolahan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk yang ramah lingkungan, ekonomis, dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung sektor pertanian maupun budidaya tanaman obat keluarga.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta Integrasi UNRI Adakan Sosialisasi Anti Bullying di SMPN 03 Tebing Tinggi Barat


Kegiatan hari pertama dihadiri oleh Penjabat (Pj.) Kepala Desa Teluk Pambang, Sekretaris Desa Teluk Pambang, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Teluk Pambang, para kepala dusun, perangkat desa, seluruh ketua RT/RW, Ketua LPHD Teluk Pambang, Ketua Kelompok Blukap Desa Teluk Pambang, serta masyarakat yang mengikuti kegiatan dengan antusias.



Memasuki hari kedua, Kamis (2/7/2026), kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Lomba Kreativitas Pembuatan Media Tanam TOGA yang berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga 12.00 WIB di Sekretariat LPHD Teluk Pambang. Perlombaan ini menjadi bentuk implementasi dari materi yang telah diberikan pada hari sebelumnya sekaligus mendorong kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan barang bekas sebagai media tanam yang ramah lingkungan.

Peserta lomba terdiri dari tiga tim perwakilan dusun dan ibu-ibu PKK, yakni Dusun Tanjung Kudus, Dusun Damai Serasi, dan Dusun Setia Kawan. Masing-masing tim beranggotakan lima orang yang terdiri atas empat perempuan dan satu laki-laki.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Tanjung Labuh Merevitalisasi Pemanfaatan Lahan Sebagai Media Tanaman Apotik Hidup


Kegiatan hari kedua turut dihadiri oleh Pj. Kepala Desa Teluk Pambang, Ketua BPD Desa Teluk Pambang, Ketua Kelompok Blukap Desa Teluk Pambang, serta dua orang dewan juri, yaitu Muklis, S.P. dan Edi Solihin, S.P. Penilaian dilakukan berdasarkan aspek kreativitas, kerapian, fungsi media tanam, serta pemanfaatan barang bekas yang digunakan oleh masing-masing peserta.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Dusun Setia Kawan berhasil meraih Juara I, disusul Dusun Damai Serasi sebagai Juara II, dan Dusun Tanjung Kudus sebagai Juara III.

Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa pelaksanaan sosialisasi, pelatihan, dan perlombaan ini tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan mengenai budidaya TOGA dan pembuatan pupuk organik, tetapi juga mendorong terciptanya kebiasaan memanfaatkan lahan pekarangan serta mengolah limbah organik menjadi sesuatu yang lebih bernilai dan bermanfaat.

Baca juga:Tingkatkan Kesadaran Lingkungan, Mahasiswa Kukerta MBKM UNRI Fakultas Pertanian Sosialisasi Pengelolaan Sampah di SMPN 03 Desa Sikebau Jaya


"Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan keluarga dan pelestarian lingkungan, sekaligus mampu memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki desa secara berkelanjutan," ujarnya.

Dengan mengusung tema "Sehat dan Berdaya Melalui TOGA dan Pupuk Organik," Kelompok Kukerta UNRI Berdampak Desa Teluk Pambang Tahun 2026 berharap program ini dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan masyarakat yang lebih mandiri, sehat, produktif, serta memiliki kesadaran yang tinggi terhadap pentingnya pelestarian lingkungan melalui pemanfaatan tanaman obat keluarga dan penggunaan pupuk organik.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)