Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Pulau Sarak Membuat Elisitor Biosaka Bersama PPL

datariau.com
779 view
Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Pulau Sarak Membuat Elisitor Biosaka Bersama PPL

KAMPAR, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau Desa Pulau Sarak Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar, ikut serta dalam kegiatan Tematik Pembuatan Elisitor Biosaka yang dipandu oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Dinas Pertanian Rifnaldi STP, PPL Swadaya Hayunasri, Eldi Nasrul, Ketua Kelompok Tani Saiyo Asanusi beserta seluruh anggota kelompok tani Saiyo, Kamis, 03 Agustus 2023.

Biosaka terdiri dari suku kata Bio dan Saka, Bio singkatan dari Biologi, dan Saka singkatan dari Soko Alam Kembali ke Alam atau dari Alam Kembali ke Alam.

Biosaka, gagasan dari Muhamad Anshar, petani asal Blitar merupakan ramuan larutan tumbuhan yang berperan sebagai elisitor yang dapat meningkatkan produktivitas tanaman sekaligus perlindungan berbasis ekologi untuk menjaga kelestarian lingkungan. Pemanfaatan dedaunan sehat merupakan hal terpenting dalam pembuatan biosaka ini.

Adapun beberapa dedaunan yang dapat digunakan ialah daun pepaya, ciplukan, bayam, mengkudu, sambiloto, pakis, jarak, jambu biji, dan lainnya.

Dedaunan ini merupakan dedaunan yang tumbuh dan berkembang di daerah-daerah yang ekstrim. Untuk membuat biosaka dibutuhkan bahan yaitu 5 jenis gulma yang berbeda dan air. Kemudian gulma yang direndam di air diremas selama 10 menit secara perlahan dengan tujuan agar ekstrak dari gulma tersebut menyatu ke air.

Proses penyemprotan biosaka sebaiknya dilakukan seminggu setelah pembuatan biosaka. "Dalam mengaplikasikannya hanya sekedar semprot dan dilakukan sekali semprot saja, tidak berulang-ulang," ujar Hayunasri, PPL Swadaya Desa Pulau Sarak. Dikatakan juga bahwa biosaka merupakan alternatif yang baik selama musim kemarau. (*)

Penulis
: Frederika Evelin
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)