INHIL, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Riau tahun 2024 telah melaksanakan kegiatan yang diselenggarakan di Desa Bayas Jaya Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat, dengan menggelar demonstrasi olahan diversifikasi ikan patin (Pangasius sp) dalam bentuk nugget bergizi dan kaya nutrisi.
Acara tersebut diselenggarakan pada Kamis 01 Agustus 2024 di Aula Kantor Desa Bayas Jaya. Demontrasi ini ditargetkan untuk anak PAUD Pelita Jaya Desa Bayas Jaya. Demontrasi ini dihadiri oleh ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) dan orang tua/wali murid PAUD Pelita Jaya.
Dalam presentasinya, mahasiswa menjelaskan langkah-langkah pembuatan nugget ikan patin mulai dari proses pengolahan ikan, pembuatan adonan nugget, hingga teknik penggorengan. Nugget ikan patin yang diperkenalkan tidak hanya enak, tetapi juga mengandung gizi tinggi, termasuk protein dan omega-3, yang penting untuk kesehatan tubuh.
“Diversifikasi produk olahan ikan patin merupakan salah satu cara untuk meningkatkan nilai tambah ikan. Dengan mengolah ikan patin menjadi nugget, diharapkan masyarakat tidak hanya dapat menikmati makanan yang lezat, tetapi juga lebih memahami pentingnya asupan gizi yang terkandung didalam ikan ditambah dengan penambahan wortel dengan begitu dapat meningkatkan minat anak-anak dalam mengonsumsi ikan dan sayur,” ungkap Widia, salah seorang anggota tim Kukerta UNRI Desa Bayas Jaya 2024.
Pemilihan ikan patin sebagai tambahan dari olahan nugget adalah karena kandungan gizi yang terdapat pada ikan patin yang memiliki banyak manfaat salah satunya adalah untuk meningkatkan fungsi otak pada anak. Selain itu, karena ikan patin dapat dengan mudah dijumpai dan merupakan sumber daya yang cukup melimpah.
Tujuan dan manfaat dilakukannya demonstrasi ini adalah untuk meningkatkan minat anak-anak terutama pada ikan dan sayur dengan membuat salah satu makanan yang digemari anak-anak yaitu nugget.
Hal ini dilakukan karena kurangnya kesadaran orang tua akan pentingnya anak mengonsumsi ikan dan sayur bagi tumbuh kembang anak. Program ini juga merupakan salah satu bentuk dari unsur SDGs yaitu poin hidup sehat.
Seperti yang kita ketahui bahwa ikan dan sayur memiliki kandungan gizi, salah satunya yaitu protein dan vitamin yang dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan gizi anak.
Demonstrasi ini juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab dan pembuatan nugget yang dilakukan oleh ibu ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) dan orang tua/wali murid PAUD Pelita Jaya. Para peserta terlihat antusias dan banyak yang langsung mencoba membuat nugget sendiri setelah mendapatkan penjelasan dan tips dari mahasiswa.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Kukerta UNRI Desa Bayas Jaya 2024 yang bertujuan untuk menjembatani dunia akademis dengan kebutuhan masyarakat, serta memperkenalkan solusi praktis dan inovatif dalam pemanfaatan ikan dan sayur sebagai tambahan makanan untuk meningkatkan nilai gizi makanan tersebut.
Dengan adanya program seperti ini, diharapkan akan ada peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat terutama anak-anak melalui pemanfaatan ikan patin dan wortel yang berkualitas.***