Mahasiswa Kukerta MBKM UNRI Masda Makmur Gelar Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Botol Plastik dan Sekam Padi sebagai Media Pertumbuhan Tanaman Semi Hidroponik

datariau.com
566 view
Mahasiswa Kukerta MBKM UNRI Masda Makmur Gelar Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Botol Plastik dan Sekam Padi sebagai Media Pertumbuhan Tanaman Semi Hidroponik

DATARIAU.COM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Merdeka Belajar Kampus Merdeka Universitas Riau tahun 2024 melakukan sosialisasi semi hidroponik di Desa Masda Makmur Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu, Riau pada 19 Agustus 2024.

Kegiatan sosialisasi ini terlaksana dengan kerjasama para pemuda. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di Aula Desa Masda Makmur. Sosialisasi dilakukan sebagai upaya pemanfaatan limbah sekam padi dan botol plastik bekas yang banyak ditemui di Desa Masda Makmur.

Tim Kukerta UNRI melakukan sosialisasi semi hidroponik dengan melihat potensi limbah sekam padi yang cukup banyak ditemui di desa karena penduduk yang tinggal di Desa Masda Makmur mayoritas petani yang menghasilkan banyak limbah sekam padi dari sisa pengolahan padi.

Selain itu mahasiswa juga memanfaatkan botol plastik bekas sebagai media pertumbuhan tanaman yang lebih ekonomis sebagai upaya penanggulangan sampah botol plastik.

Alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan semi hidroponik adalah botol plastik bekas, solder, pisau, air, tanah, sekam padi, dan benih.

Proses pembuatan semi hidroponik ini diawali dengan pembuatan media tanam yaitu botol plastik dibelah dua, lalu bagian atas botol plastik dilubangi menggunakan solder.

Tahapan selanjutnya pada botol plastik bagian atas diberikan tanah, sekam padi, dan tanah. Botol plastik bagian atas yang telah diisi kemudian disatukan dengan botol plastik bagian bawah lalu ditambahkan air secara perlahan hingga batas tutup botol.

Tahapan terakhir dilakukan pemberian benih pada media tanam yang sudah dibuat.

Manfaat dari semi hidroponik adalah penggunaan air yang lebih efisien karena air yang digunakan untuk mengairi tanaman dapat digunakan kembali sehingga mengurangi penggunaan air.

Selain itu pada sistem semi hidroponik tanaman yang ditanam cenderung tumbuh lebih cepat dan menghasilkan tanaman yang memiliki nutrisi yang baik.

Sistem semi hidroponik cenderung jauh lebih berkelanjutan karena tidak menyebabkan degradasi tanah lapisan atas dan tidak memerlukan pupuk kimia dan pestisida untuk melindungi tanaman.

Melalui kegiatan sosialisasi ini mahasiswa Kukerta UNRI berharap dapat dijadikan sebagai inovasi dalam pemanfaatan limbah sekam padi dan botol plastik bekas untuk mengurangi sampah yang ada di desa.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)