Mahasiswa Kukerta MBKM UNRI Edukasi UMKM di Kemuning Muda Siak, Terapkan Tata Kelola Data untuk Kemajuan Bisnis di Era Digital

datariau.com
1.098 view
Mahasiswa Kukerta MBKM UNRI Edukasi UMKM di Kemuning Muda Siak, Terapkan Tata Kelola Data untuk Kemajuan Bisnis di Era Digital

Proses produksinya dilakukan secara manual, mulai dari pengopekan hingga pengemasan. Biaya pengopekan singkong adalah 10.000 rupiah per kuintal.

Sedangkan biaya pengemasan bervariasi, dengan harga 1.500 rupiah per renteng, dan setiap renteng berisi 25 bungkus.

Selama periode Lebaran, harga jual per kilogram keripik singkong mencapai 60.000 rupiah.

Meskipun Bu Rozita telah mendapatkan bantuan alat dan pelatihan, manajemen usaha dan pencatatan keuangan masih sangat minim.

Proses pencatatan cashflow yang tidak teratur serta harga bahan baku yang mahal mempengaruhi perkembangan usahanya dan kemampuan bersaing di pasar.

Sebagai tambahan, Bu Rozita mempekerjakan keluarganya dan warga sekitar dengan memberikan produk dan uang sebagai gaji.

Mahasiswa UNRI telah memberikan pelatihan dan edukasi kepada Bu Rozita dan pelaku UMKM lainnya mengenai pentingnya tata kelola data dan manajemen keuangan.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan usaha, yang diharapkan dapat memperbaiki cashflow dan manajemen serta mendukung pertumbuhan bisnis UMKM di era digital.

Program edukasi ini merupakan bagian dari upaya untuk memperbaiki pengelolaan data UMKM dan memastikan bahwa bantuan pemerintah dapat dimanfaatkan secara optimal.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang tata kelola data, diharapkan UMKM di Kampung Kemuning Muda dapat berkembang dan berkontribusi pada kemajuan ekonomi lokal.***

Tag:umkm
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)