Mahasiswa KKN UMM Kelompok 40 Gagas Alat Cuci Tangan Sistem Footing pada Masa Era New Normal

Samsul
365 view
Mahasiswa KKN UMM Kelompok 40 Gagas Alat Cuci Tangan Sistem Footing pada Masa Era New Normal

DATARIAU.COM - Pada masa pandemi saat ini, pemerintah sedang melakukan upaya untuk memutus mata rantai penularan covid-19.Masyarakat diharuskan untuk mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah seperti mencuci tangan dan menggunakan masker. Tidak terkecuali dengan masyarakat di Desa Ujungbatu Timur yang diharuskan menerapkan anjuran pemerintah tersebut.

Oleh karena itu, PMM-Univeritas Muhammadiyah Malang kelompok 40 memberikan trobosan dengan merancang alat cuci tangan dengan sistem footing sebagai bentuk pencegahan covid pada Masyarakat, khususnya ruang lingkup sekolah yang ada di Ujungbatu Timur.


Saat masa new normal cuci tangan merupakan hal yang wajib dilakukan masyarakat. Pembagian tempat cuci tangan ini diharapkan dapat mengedukasi serta mengingatkan warga sekolah agar selalu menjaga kebersihan. Salah satu dari anggota PMM juga menerangkan tujuan dari penggunaan ACT sistem footing tersebut.


?Jadi tujuan dari program kerja kami dengan merancang alat cuci tangan sistem footing ini yaitu untuk mengurangi kontak fisik secara langsung dalam proses mencuci tangan. Maka dari itu, kami dari PMM Universitas Muhammadiyah Malang membuat inovasi baru yaitu membuat alat cuci tangan dengan sistem footing (pijakan),? katanya.


Sasaran utama dalam program kerja kelompok 40 ini yaitu sekolah-sekolah yang ada di Desa Ujungbatu Timur. Adapun sekolah yang memperoleh ACT sistem footing ini yaitu SDN 10 dan SDN 17 Ujungbatu Timur. Kedua Kepala Sekolah pun menyampaikan terima kasih kepada anggota PMM kelompok 40 ini.


?Saya mewakili warga di lingkungan sekolah ini mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan pemberian Alat Cuci Tangan sistem Footing dari adik-adik PMM Universitas Muhammadiyah Malang. Hasil program kerja yang teman-teman buat ini sangat keren dan solutif sekali dan pastinya sangat bermanfaat untuk kami apalagi di masa pandemi covid sekarang ini," ucap Kepsek SDN 10.


Alat cuci tangan ini dirancang oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang dalam kegiatan PMM Kelompok 40 yang juga dibantu oleh pemuda daerah di Desa Ujungbatu Timur dalam proses pembuatannya. Adapun kelompok 40 pada Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa DPPM Universitas Muhammadiyah Malang ini beranggotakan dari berbagai Fakultas yang ada di Unversitas Muhammadiyah Malang, yang beranggotakan atas nama Endah Wulandari, Wiwin Kurnia, dan Nurlayly Ayu.


Kegiatan ini juga diawasi dan dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapang (DPL) Dr Baiduri MSi. Kelompok PMM ini juga membuat platform di beberapa sosial media seperti Instagram yang bisa di akses kapanpun dan dimanapun, semua informasi seputar PMM UMM kelompok 40 akan selalu diunggah melalui akun Instagram @pmm.umm.ujungbatutimur (rls)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)