Menjadi Guru di Era Digital: Tantangan dan Peluang Pendidikan Modern

Oleh: Ananda Tiffani Marsa
Samsul
38 view
Menjadi Guru di Era Digital: Tantangan dan Peluang Pendidikan Modern
*)Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau
DATARIAU.COM-Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam dunia pendidikan. Kehadiran internet, perangkat digital, serta berbagai platform pembelajaran daring telah mengubah cara guru mengajar dan cara siswa belajar. Informasi kini dapat diakses dengan sangat mudah sehingga proses pembelajaran tidak lagi bergantung sepenuhnya pada guru sebagai satu-satunya sumber pengetahuan. Peran guru berubah menjadi fasilitator yang membimbing peserta didik dalam mencari, memahami, dan memanfaatkan informasi yang tersedia secara luas di ruang digital.

Kemudahan akses informasi memberikan peluang besar bagi siswa untuk memperluas pengetahuan melalui berbagai sumber seperti video pembelajaran, artikel ilmiah, dan aplikasi pendidikan. Kondisi tersebut menuntut guru memiliki kemampuan literasi digital yang baik agar dapat mengarahkan siswa menggunakan teknologi secara tepat dan bertanggung jawab. Guru juga perlu mampu menyeleksi sumber belajar yang kredibel sehingga peserta didik tidak terjebak pada informasi yang keliru atau tidak dapat dipertanggungjawabkan (Wiwik & Murniyati, 2024).

Perubahan ini juga menghadirkan tantangan bagi profesi guru. Kemampuan mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran menjadi salah satu tuntutan utama dalam pendidikan modern. Tidak semua guru memiliki keterampilan teknologi yang memadai, terutama bagi mereka yang sebelumnya terbiasa menggunakan metode pembelajaran konvensional. Keterbatasan fasilitas teknologi dan akses internet di beberapa wilayah juga menjadi hambatan dalam penerapan pembelajaran digital secara optimal (Azizah et al., 2024).

Penggunaan teknologi digital juga dapat memunculkan berbagai gangguan dalam proses belajar. Kehadiran media sosial, permainan daring, dan berbagai aplikasi hiburan sering kali mengalihkan perhatian siswa dari kegiatan belajar. Menurut saya, guru memiliki peran penting dalam membimbing siswa agar mampu menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab, sehingga siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya sebagai sarana untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan belajar.

Perkembangan teknologi digital di sisi lain juga membuka peluang besar bagi dunia pendidikan. Teknologi memungkinkan proses pembelajaran menjadi lebih fleksibel dan inovatif. Guru dapat memanfaatkan berbagai media digital seperti video interaktif, simulasi virtual, serta platform pembelajaran daring untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Pemanfaatan teknologi tersebut juga memungkinkan kegiatan belajar dilakukan kapan saja dan di mana saja sehingga akses pendidikan menjadi lebih luas (Alkhowarizmi et al., 2024).

Kemampuan beradaptasi menjadi kunci utama bagi guru dalam menghadapi perubahan di era digital. Guru dituntut untuk terus meningkatkan pengetahuan, mencoba berbagai inovasi, serta merancang strategi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman. Teknologi pada dasarnya hanyalah alat yang mendukung proses pendidikan. Namun menurut saya, kualitas pendidikan tetap bergantung pada peran guru dalam membimbing, menginspirasi, serta membentuk karakter peserta didik agar mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Pada akhirnya, kemajuan teknologi tidak akan menggantikan peran guru, tetapi justru mendorong guru untuk lebih kreatif, adaptif, dan bijak dalam memanfaatkan teknologi demi terciptanya pembelajaran yang bermakna.
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)