Mahasiswa KKN Kelompok 7 Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Desa Sungai Pinang

Samsul
1.056 view
Mahasiswa KKN Kelompok 7 Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Desa Sungai Pinang
KAMPAR, datariau.com - Mahasiswa KKN Kelompok 7 Universitas Abdurrab Riau di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar sukses melakukan misi literasi dengan program kerja sosialisasi kepada ibu-ibu PKK Desa Sungai Pinang tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat serta memberi edukasi kepada warga cara pembuatan sabun cuci tangan menggunakan ekstrak kulit nanas dan menjelaskan cara cuci tangan yang baik.

Sejumlah warga khususnya kaum ibu-ibu yang aktif berperan dalam rumah tangga di Dusun 1, 2, 3 dan 4 Desa Sungai Pinang Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar sangat antusias mengikuti sosialisasi dan workshop pembuatan sabun cuci tangan tersebut, apalagi kali ini dengan menggunakan ekstrak kulit nanas yang dalam keseharian selalu berakhir dalam sampah rumah tangga.

Salah satu warga Desa tersebut, Istri dari Kepala Desa Sungai Pinang, Ibu rismawati mengatakan, mahasiswa mengajarkan warga Desa terutama ibu ibu rumah tangga membuat sabun cuci tangan berbahan dari ekstrak kulit nanas yang biasanya dibuang begitu saja setelah nanasnya dikonsumsi.

"Tadi kami diajarkan membuat sabun cuci tangan oleh adik-adik mahasiswa KKN Kelompok 7 ini , bahan utamanya dari kulit nanas dan jeruk nipis kemudian ditambah bahan lainnya," ungkap Ibu rismawati

Adanya kegiatan pembuatan sabun, warga menjadi tahu cara membuatnya dan memanfaatkan kulit buah nanas agar bisa bermanfaat dan tidak dibuang begitu saja.

Pembuatan sabun cuci tangan ini tidak begitu sulit, ekstrak kulit buah nanas dan jeruk nipis direbus terlebih dahulu. Adapaun untuk bahan lainnya adalah garam halus, air, texapone sebagai penghasil busa pada sabun, humectant agent sebagai pengawet sabun dan ampithol sebagai pengemulsi dan pengental sabun dan yang terakhir pewarna makanan. Nah untuk bahan pembuatan sabun ini dapat dibeli dengan sepaket pada online shop atau di toko alat kesehatan.

Setelah diajarakan mahasiswa KKN, selanjutnya warga akan menerapkannya.

"Daripada kulit buah nanas ini dibuang begitu saja lebih baik diolah terlebih dahulu dan dibuat sabun cuci tangan, ini sangat penting, nanti saya izin menyampaikan materi PHBS dan saya minta adik-adik mahasiswa KKN untuk mengajarkan ya, dirumah saya saja besok," ujar Istri Kepala Desa Sungai Pinang ibu Rismawati.

Adapun jumlah mahasiswa Universitas Abdurrab Pekanbaru yang tergabung dalam KKN kelompok 7 ini adah dari berbagai jurusan. Dalam hal sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta workshop pembuatan sabun cuci tangan dari ekstrak kulit nanas tersebut turut hadir Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Kelompok 7 KKN Desa Sungai Pinang, Ibu apt. Deri Islami S Farm MSI sekaligus sebagai pemateri pada workshop terserbut. (rils)
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)