DATARIAU.COM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah Plus (KKN-DR PLUS) UIN Sultan Syarif Kasim Riau mengadakan kegiatan Kepedulian Covid-19 dengan membagikan Hand Sanitizer. Kegiatan tersebut dilaksanakan Rabu (12/8/2020) di Pasar Bagan Sapta Permai, Rokan Hilir. Kegiatan ini sangat didukung oleh kepala desa Bagan Sapta Permai agar dapat mencegah penularan Covid-19.
?Penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang ditemukan pada tahun 2019. Kita tidak perlu terlalu cemas bahwasanya Covid-19 bisa mematikan, tetap jaga daya imun kita agar kuat. Kecuali ada beberapa orang tua yang rentan sudah emang punya penyakit bawaan itu harap dihindarilah dari perkumpulan. Kebijakan New Normal ini merupakan pilihan pemerintah yang efektif untuk tetap mendapatkan pemasukan dalam kondisi krisis yang berkepanjangan tetapi harus tetap mengikut protokol kesehatan Covid-19. Bagi kita ikuti saja protokol kesehatan Covid-19, seperti pakai masker dan hand sanitizer. Bapak juga sangat mendukung kegiatan KKN-DR Plus ini," ujar Sutejo SPd, Kepala Desa Bagan Sapta Permai. Sehingga kepala desa sangat mendukung aktivitas bagi-bagi hand sanitizer oleh mahasiswa KKN-DR Plus UIN Suska Riau.
?Kegiatan ini dilakukan agar masyarakat dapat menerapkan protokol kesehatan New Normal saat ini, dikarenakan kasus positif Covid-19 di Riau belum mereda termasuk di Rohil, Pembuatan Hand Sanitizer yaitu dengan menggunakan alkohol 96%, air suling, aloevera gel, dan essential oil dan dibagikan dipasar Bagan Sapta Permai,? kata Poksi Dwi Prada mahasiswi KKN-DR Plus Grup 70 yang melakukan kegiatan bagi-bagi Hand Sanitaizer.
Masyarakat menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-DR Plus UIN Suska ini. ?Kami menyambut baik kegiatan ini, untuk memutuskan penyebaran Covid-19 di Bagan Sapta Permai dengan mengikuti protokol kesehatan Covid-19? kata Dewi,salah satu masyarakat di pasar Bagan Sapta Permai.
Dosen Pembimbing Grup 70 Dr M Badri MSi mengatakan, KKN merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Tapi untuk tahun ini dengan adanya imbas Covid-19, LPPM UIN Suska Riau merancang inovasi berupa KKN Mandiri Dari Rumah Plus (KKN-DR Plus).
Implementasinya, mahasiswa melakukan KKN dari rumah dengan membuat kegiatan kreatif dan kegiatan sosial. ?Inovasi KKN ini merupakan bentuk adaptasi kebiasaan baru, di mana pelaksanaan KKN tetap berjalan dengan memerhatikan keamanan dan keselamatan bagi mahasiswa,? ujarnya.
Kepala desa Bagan Sapta Permai Sutejo SPd memberikan kata himbauan kepada masyarakat bahwasanya orang yang terkena pandemi ini (positif corona) apabila meninggal dia dikebumikan sesuai protokol kesehatan, seperti tidak boleh dihadiri oleh keluarga dan dikebumikan dengan dibungkus dan biasanya tidak boleh dimandikan.
"Kalau memang sampai hati melihat keluarganya seperti itu, silahkan. Kalau tidak ingin kita harus hati-hati dan ikuti protokol kesehatan yaa, agar tidak terkena wabah covid-19 pada kita dan keluarga kita. kita tidak perlu cemas dan takut karena kalau daya imun kuat dia akan sembuh tetapi kita tetap jangan ceroboh,? ujarnya. (rls)
Penulis: Poksi Dwi Prada, Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.