SMM PANEL INDO

KKN UMRI Kelompok 148 Ajak Warga Desa Usul Olah Sampah Organik Jadi Kompos

datariau.com
126 view
KKN UMRI Kelompok 148 Ajak Warga Desa Usul Olah Sampah Organik Jadi Kompos

INDRAGIRI HULU, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 148 melaksanakan sosialisasi dan praktik pembuatan kompos dari sisa sayuran dan buah-buahan di Desa Usul, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja KKN yang bertujuan memberikan pengetahuan sekaligus keterampilan kepada masyarakat dalam memanfaatkan sampah organik rumah tangga menjadi kompos yang bernilai guna.

Dalam kegiatan itu, mahasiswa KKN UMRI Kelompok 148 memperkenalkan cara sederhana mengolah sisa sayur dan buah yang berasal dari aktivitas rumah tangga. Bahan organik tersebut dimanfaatkan sebagai bahan utama pembuatan kompos dengan tambahan gula aren dan cairan EM4 untuk membantu proses penguraian.

Baca juga:Ubah Limbah Jadi Bernilai, KKN UMRI Kelompok 148 Sosialisasikan Pembuatan Briket di Desa Usul


Sosialisasi diawali dengan penjelasan mengenai sampah organik serta dampak yang dapat ditimbulkan apabila sampah rumah tangga tidak dikelola dengan baik. Mahasiswa kemudian menjelaskan berbagai bahan yang diperlukan serta tahapan pembuatan kompos.

Tahapan tersebut dimulai dari mengumpulkan sisa sayuran dan buah-buahan, kemudian memotongnya menjadi bagian yang lebih kecil agar proses penguraian dapat berlangsung dengan lebih baik.

Selanjutnya, bahan organik yang telah dipersiapkan dicampurkan dengan larutan yang terdiri dari gula aren dan cairan EM4 sesuai takaran yang digunakan. Campuran tersebut kemudian dimasukkan ke dalam wadah yang sesuai untuk menjalani proses penguraian hingga menghasilkan kompos yang dapat dimanfaatkan.

Baca juga:KKN UMRI Kelompok 148 Serahkan Tong Sampah kepada Desa Usul untuk Dukung Kebersihan Lingkungan


Praktik secara langsung memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat bagaimana sisa bahan makanan dari rumah tangga dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Mahasiswa juga mendorong warga agar dapat menerapkan metode tersebut secara mandiri di lingkungan rumah masing-masing.

Selain membantu mengurangi jumlah sampah yang dibuang, pengolahan sisa sayur dan buah menjadi kompos juga memberikan manfaat bagi tanaman. Kompos dapat digunakan sebagai bahan organik untuk membantu menjaga kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UMRI Kelompok 148 turut mengajak masyarakat membiasakan diri memilah sampah organik dari jenis sampah lainnya. Pemilahan sejak dari rumah dinilai penting agar sampah organik lebih mudah dimanfaatkan dan tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan.

Baca juga:Nyaman Dibaca Tanpa Iklan Menutup Halaman Berita, Media Online Data Riau Jadi Pilihan Mahasiswa untuk Ekspos Tugas Kuliah


Kebiasaan tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan Desa Usul yang lebih bersih sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah.

KKN UMRI Kelompok 148 berharap sosialisasi dan praktik pembuatan kompos ini tidak hanya menjadi kegiatan selama pelaksanaan KKN, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Usul.

Penulis
: Filemon David J.W
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)