Guru TK Umara Kids Bahagia Pembelajaran Dilakukan Secara Offline

Ruslan
1.070 view
Guru TK Umara Kids Bahagia Pembelajaran Dilakukan Secara Offline
Foto: Abdul Hadi
Suasana pembelajaran offline di TK Umara Kids, Pekanbaru.

PEKANBARU, datariau.com - Perubahan sistem belajar dari online ke offline di dunia pendidikan membawa kebahagiaan bagi murid dan tenaga pendidik. Menurut salah satu Guru Taman Kanak-Kanak (TK) Umara Kids Pekanbaru, Tika Yolanda, sistem offline dapat lebih memaksimalkan guru dan murid dalam melakukan kegiatan belajar-mengajar, Selasa (19/10/2021).

Tika menjelaskan, sistem online yang dilakukan sebelumnya memiliki beberapa kendala pada saat pelaksanaannya. Salah satunya adalah jaringan dari orangtua yang tidak dapat mengakses pembelajaran.

?Jadi kalau perubahan dari online ke offline lebih enak offline ya. Mau bagaimanapun materi yang mau kita sampaikan ke anak lebih enak gurunya langsung yang menyampaikan daripada orangtua. Kalau online kami coba dengan orangtua murid, cuma memang terkendala di jaringan. Jadi paling kemarin setengah anak yang bisa online. Kami buka Zoom. Setengah lagi belajar mandiri di rumah sama orangtuanya,? terangnya.

Ia melanjutkan, sejauh ini, TK Umara Kids juga telah menerapkan beberapa protokol kesehatan (prokes) yang harus ditaati dalam lingkungan sekolah. Namun, pihaknya mengaku kekurangan dana untuk pengadaan disinfektan dalam pergantian jadwal sif masuk murid.

?Kalau sebenarnyakan harus ada disinfektan ya. Setelah selesai belajar sesi pertama didisinfektan dulu baru masuk lagi sif keduakan. Cuma terkendala memang di dana. Jadi beracuan ke cuci tangan aja, cek suhu tubuh kalau misalnya panas kami suruh pulang, kalau enggak pakai masker kami suruh orangtuanya bawa masker,? jelasnya.

Tika mengatakan, pihaknya juga telah menyediakan masker anak jika murid lupa untuk membawa masker. Lebih lanjut, ia mengaku murid-murid di TK tersebut telah memiliki kesadaran atas pentingnya prokes saat berada di lingkungan sekolah.

?Kami juga menyediakan masker untuk anak-anak. Biasanya selalu dikasih tau di grup Whatsapp (WA) orangtua kalau anaknya enggak menggunakan masker itu kami suruh pulang,? katanya.

?Mereka (murid) sudah takut dulu. Kalau enggak pakai masker pasti ngadu. Cuma yang harus ditanamkan di orangtua bahwa anak itu kemanapun harus menggunakan masker mau itu ke sekolah atau keluar. Karena situasinyakan pandemi,? tuturnya. (dul)

Penulis
: Abdul Hadi
Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)