PADANG PARIAMAN, datariau.com - Tahun baru Islam 1 Muharram 1443 H kali ini masih berada dalam keadaan pandemi covid-19. Namun semangat para pemuda untuk memperingati dan memeriahkan 1 Muharram tidak bisa dibendung. Remaja Masjid Raya Gadur (Remasraga) yang baru terbentuk bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Melayu Serumpun Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Sumatera tahun 2021 menggelar Tabligh Akbar di Masjid Raya Gadur, Nagari (Desa) Gadur dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Tabligh akbar kali ini mengangkat tema ?Momen Evaluasi dan Refleksi Diri Menjadi Insan yang Lebih Baik di Situasi Pandemi? dengan mengundang penceramah lokal yakni Ustad Syafrizal Efendi TK Baginda SPsi.
Kemeriahan Tabligh Akbar Peringatan 1 Muharram semakin semarak dengan hadirnya Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur SE MM dan berbagai pejabat daerah seperti Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Padang Pariaman H Syafrizal SAg, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Padang Pariaman Rifki Monrizal Nasrida Putra SH MSi, Camat Enam Lingkung yang baru dilantik Jonriswan, Wali Nagari Gadur H Aidizal, jajaran Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Gadur, Bhabinkamtibmas Nagari Gadur, seluruh Wali Korong (Kepala Dusus) Nagari Gadur, masyarakat, pemuda, remaja dan anak-anak pesantren Nurul Yaqin Nagari Gadur turut memeriahkan acara Tabligh Akbar tersebut.
Melaui kegiatan Tabligh Akbar ini Bupati mengajak masyarakat khususnya remaja dan pemuda untuk memakmurkan masjid, seperti yang disampaikan dalam sambutannya dia mengajak semua menghidupkan masjid-masjid dan surau-surau dengan shalat lima waktu berjama?ah, yang mana sejalan dengan julukan kabupaten Padang Pariaman yakni kota seribu surau dan pesantren.
"Dengan meningkatkan keimanan melalui pemakmurkan masjid maka dapat mewujudkan visi misi Padang Pariaman yakni menjadi kota yang relegius,? kata Bupati.
Selain itu Bupati Suhatri Bur juga berterima kasih dan mengapresiasi seluruh panitia yang juga disampaikan dalam sambutannya.
?Saya juga berterima kasih dan mengapresiasi kepada seluruh panita yang telah melaksanakan kegiatan Tabligh Akbar ini, semoga dengan Tabligh Akbar ini dapat meningkatkan keimanan kita,? ucap Bupati.
Kemudian kegiatan tersebut juga didukung oleh Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Masjid Raya Gadur yang mana disampaikan dalam sambutan ketua BKM Masjid Raya Gadur Nadirman Ama DT Nan Sati dia mendukung Remaja Masjid Raya Gadur (Remasraga) dalam mengadakan kegiatan ini dan ia juga mengharapkan agar remaja masjid untuk terus bersinergi dalam melaksanakan kegiatan untuk kedepannya.
Setalah sambutan-sambutan dilewati kemudian dilanjutkan dengan acara inti Tabligh Akbar yakni penyampain ceramah agama.
Dalam penyampaian Ustad Syafrizal Efendi setidaknya ada lima komponen yang harus bersatu untuk memperkuat suatu daerah, yang pertama adalah pemimpin, yang kedua adalah orang kaya, yang ketiga ulama, yang keempat pemuda dan yang kelima adalah wanita.
Kelima komponen ini harus ada dan bersatu agar suatu daerah menjadi kuat baik dalam kehidupan sosial maupun dalam meningkatkan keimanan.
Selanjutnya ceramah agama ditutup dengan do?a bersama dan jama?ah bubar dengan tertib.
Muhammad Ilham Wirdian selaku ketua Remasraga sementara mengaku sangat terbantu oleh mahasiswa KKN dalam melaksanakan kegiatan ini.
?Secara garis besar Alhamdulillah acara ini sukses, saya sangat berterima kasih kepada kawan-kawan remaja masjid juga kepada kakak-kakak KKN yang telah memotivasi kami, mensupport kami juga menggerakan kami dalam menyelenggarakan kegiatan ini, tanpa bantuan kalian semua mungkin acara ini tidak akan berjalan sebagus ini, sekian,? tutup Ilham, 12 Agustus 2021.
Sementara mahasiswa KKN Melayu Serumpun yang berkolaborasi dengan Remasraga dalam menyeleggarakan kegiatan ini berharap agar kegiatan ini dapat bermanfaat dan menumbuhkan generasi penerus yang bermanfaat juga.
Seperti yang disampaikan oleh salah satu mahasiswa KKN yakni Syaiful Rahman Gea (Delegasi KKN Melayu Serumpun UIN Sumatera Utara, Medan) dia mendoakan semoga kegiatan malam tersebut menjadi kegiatan yang bermanfaat dan dapat menumbuhkan generasi-genarasi penerus yang berguna dan bermanfaat bagi masyarakat, terutama di lingkungan masjid.
"Kegitan perdana yang dilakukan oleh Remasraga dapat menjadi pemantik semangat para remaja untuk mensukseskan kegiatan-kegiatan selanjutnya," pungkasnya. (rls)