KEPULAUAN MERANTI, datariau.com - Bupati Meranti H Muhammad Adil SH ikuti Agenda Pertemuan Khusus terkait Program Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Asli dengan Kepala Desa dan Kelurahan terkait Mutu Pendidikan yang di selenggarakan oleh Dinas PMD, Selasa (13/07/2021).
Dalam kesempatan itu Bupati Meranti H Muhammad Adil SH Kembali menawarkan kuliah gratis, kali ini kusus warga Asli/Suku Akit yang ada di Kabupaten Meranti baik itu di Desa maupun Kelurahan, kali ini dia menawarkan bagian Perawat dan jurusan lainya sesuai kemapuan dan jurusannya masing-masing. Pada Kesempatan kali ini ada 42 Kepala Desa dan Kelurahan yang di arahkan oleh Bupati Meranti H Muhammad Adil SH agar menginformasikan program 7 strategis saya terkait pendidikan tentunya.
Bupati H Muhammad Adil SH Mintak kepada seluruh kepala Desa dan Keluhuran, kalau ada warga suku akit yang mau jadi Bidan atau mau jadi guru dan perlu digaris bahawi mau jadi dokter, perawat kita gratiskan, dan dalam masa 4 tahun saya pastikan dapat Dokter yang asli dari Selatpanjang, sementara untuk Dokter kandungan setiap kecamatan 1 orang nantinya.

Dan selanjutnya setiap yang lulusan dari jurusan apapun akan ditugaskan ditempatkan pada desanya masing-masing dan akan mengisi instansi sesuai jurusan mereka, kita saat ini sedang mengirit anggaran karna devisit makanya kita tidak perlu banyak-banyak melayani masyarakat yang berkompeten saja, kemudian saya himbaukan kepada semua yang hadir disini kususnya kepala Desa dan Kelurahan agar dapat mensosialisasikan bahwa nantik kalau ada masyarakat yang sakit tidak perlu bawa duit lagi gratis hanya mengunakan KTP.
"Kemudian setiap desa yang ada suku akit yang cerdas sekolahkan kesana gratis, kita siapkan anggaran sebesar 12.5M untuk pendidikan, kemudian bagi yang sudah kuliah kembali saya ingatkan agar bekerja di daerah sendiri, jika mengikari nantinya maka akan diberikan denda atau sanksi," terang H Muhammad Adil SH.
"Kita hari ini sekarang bicara Ekonomi, jadi program saya itu setiap Desa 1 Sarjana sesuai Jurusan, jadi mohon di sosialisasikan kepada masyarakat agar dapat mengikuti program ini, saya lagi formatkan untuk insetif Kepala Desa dengan harapan bapak/ibu jangan macam-macam karna saya sudah MOU dengan Jaksa dan Kapolres. Jadi intinya hari ini saya minta datakan seluruh orang suku akit agar mereka mau kuliah," ungkapnya.
"Bagi saya itu tidak ada kata terlambat meskipun sudah gelombang 2, jadi sampaikan saja kepada masyarakat jangan patah semangat mari kita kasih tahu semuanya, orang suku Akit yang saya arahkan menjadi Bidan supaya jika dia sudah selesai dapat mengobati sukunya nantik, dan untuk seluruh Desa sekolah Paket akan aktif semua secara gratis baik itu muda maupun tua ini dalam rangka menaikan IPM kita, jadi saya tegaskan agar dapat mensosialisasikan bagi warga yang belum sekolah," pungkasnya. (put)