Sudah Terima SK Bupati, 26 GGD Meranti Siap Bertugas di Wilayah Terpencil

datariau.com
1.389 view
Sudah Terima SK Bupati, 26 GGD Meranti Siap Bertugas di Wilayah Terpencil
Rahmad
Penyerahan SK.

SELATPANJANG, datariau.com - Sebanyak 26 Guru Garis Depan (GGD) menerima Surat Keputusan (SK) dari Bupati Kepulauan Meranti, Dsr H Irwan MSi, Jum'at (4/8/2017) di Aula Kantor Bupati Kepulauan Meranti di Jalan Dorak, Selatpanjang. Seluruh GGD hanya sebagian kecil saja yang berasal dari wilayah Provinsi Riau, selebihnya dari luar wilayah Riau.

Seluruh guru penerimaan khusus dari Kementrian Pendidikan dengan Kemenpan RB ini bisa langsung bertugas untuk mengabdikan diri ke sejumlah sekolah yang telah ditunjuk di wilayah-wilayah terpencil dan terpelosok di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Mereka GGD yang mengabdi di Meranti, menurut Bupati merupakan orang-orang pilihan. Sebab perekrutannya dilakukan tidak seperti biasanya dan dengan pola tersendiri yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat.

"Mudah-mudahan seluruh GGD bisa mempersiapkan diri dan melakukan yang terbaik. Sebab akan bertugas di wilayah terpelosok dan terrisolir di wilayah Kepulauan Meranti," ungkapnya.

Dari data yang dilihatnya terhadap asal seluruh GGD hanya sebagian kecil saja yang berasal dari wilayah Provinsi Riau, selebihnya dari luar wilayah Riau. Oleh sebab itu, ia berpesan agar dapat mempelajari kondisi alam dan situasi tempat tugas masing-masing GGD nantinya.

"Beberapa daerah akan sangat sulit, terutama kondisi alamnya. Karena nantinya saudara akan memiliki masalah dengan kondisi air, listrik yang masih terbatas dan masalah lainnya, termasuk minimnya infrastruktur. Jadi saudara harus bisa mempersiapkan diri," ungkap Bupati.

Bupati juga meyakini seluruh GGD bisa menjalaninya dan berbuat yang terbaik untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah-daerah pelosok tersebut, dan berharap seluruh GGD yang ditugaskan nantinya bisa menjadi agent of change di daerah-daerah terpencil di Kepulauan Meranti tersebut.

"Kualitas saudara idealnya harus lebih baik dari guru-guru yang ada saat ini. Karena saudara semua merupakan orang pilihan yang dipersiapkan mengajar dipelosok. Kami menginginkan saudara dapat memberikan ilmu pengetahuan dan sekaligus menjadi agent of change didaerah masing-masing," harapnya.

Dari berbagai pengalaman di Meranti dikatakan Irwan bahwa dalam penerimaan CPNS banyak guru yang sanggup untuk mengajar didaerah terpencil dan terpelosok diwilayah Kepulauan Meranti. Namun komitmen itu hanya bertahan paling lama selama setahun saja.

Pada tahun kedua atau tahun ketiga banyak yang berusaha mengajukan diri untuk bisa pindah dan keluar dari daerah-daerah terpencil tersebut. Itu juga yang membuat daerah-daerah di Meranti banyak terjadi kekosongan tenaga pengajar yang berstatus PNS.

"Mudah-mudahan semuanya bisa bertahan dan memiliki komitmen yang tinggi. Kalaupun ada yang berusaha mengajukan diri untuk pindah nantinya, kita akan persilahkan dengan syarat harus membayar uang sebesar Rp 250 juta yang akan disetorkan ke kas daerah. Hal itu menjadi kesepakatan yang ditandatangani diatas materai anatar Pemkab Meranti bersama seluruh GGD," tegas Irwan.

Dalam penyerahan SK kepada 26 GGD tersebut, hadir juga Sekda, Yulian Norwis SE MM, Asisten III Setdakab, Drs Tengku Akhrial, Kepala BKD, Alizar S Sos, dan sejumlah pejabat eselon II, III dan IV dilingkungan Pemkab Meranti.

Sementara Kepala BKD Kepulauan Meranti, Alizar S Sos mengatakan bahwa proses penerimaan GGD dari koordinasi antara Kementrian Pendayagunaan, Apataur Negara dan Birokrasi (Kemenpan RB) dan Kementrian Pendidikan dalam rangka memeratakan guru keseluruh wilayah indonesia, khususnya daerah terpencil, terluar, terdepan yang mengalami kekurangan guru, sehingga dpa memberikan layanan pendidikan secara optimal.

Untuk Meranti, kata Alizar, mendapatkan sebanyak 26 GGD yang akan ditugaskan didaerah terpencil dan terpelosok yang terdiriterdiri dari 10 guru laki-laki dan 16 orang guru perempuan.

"Mereka akan ditugaskan mengajar SD sebanyak 13 orang dan SMP sebanyak 13 orang. Setelah SK masing-masing diserahkan, maka akan langsung diminta bertugas ke seluruh wilayah masing-masing," katanya.

Penulis
: Rahmad
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)