TAMBANG, datariau.com - Gugus 1 Makan Sirih Desa Kualu yang membawahi 14 Taman Kanak-kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB) di Desa Kualu kecamatan Tambang kabupaten Kampar menggelar pawai dan karnaval, dalam rangka memperingati hari kartini, Sabtu (22/4/2017).
Acara diawali dengan pawai karnaval yang dimulai (start) dari Kantor Kepala Desa Kualu, kemudian berjalan kaki sejauh kurang lebih 1 kilometer ke lapangan bola Desa Kualu di Dusun 1. Sekitar 908 peserta ikut andil dalam acara ini, mulai dari para anak TK, KB, para orangtua dan tamu undangan serta masyarakat tempatan.
Hadir dalam acara ini Camat Tambang yang diwakilkan oleh Sekcam, Kepala Desa Kualu Darmilis, Ketua Tim PAUD kecamatan Tambang, Ketua IGTK kecamatan Tambang, Kapolsek Tambang yang diwakili Bhabinkamtibmas Bripka Andika, Kepala UPTD Dinas P&K Tambang, dan lainnya.
Ketua Panitia Acara Tantasir Hasyim kepada datariau.com di sela-sela acara menjelaskan, bahwa Desa Kualu merupakan gugus 1 di kecamatan Tambang, dimana di kecamatan Tambang terdapat 5 gugus, sebagai gugus 2 adalah desa Tarai Bangun, gugus 3 desa Sungai Pinang, gugus 4 desa Tambang, dan gugus 5 desa Padang Luas.
“Dan ini pertamanya kita melaksanakan pawai dan karnaval secara mandiri, selama ini kita hanya ikut dalam acara yang dilaksanakan kecamatan, maka tahun ini kita coba untuk melaksanakan secara mandiri dan Alhamdulillah hari ini kita lihat antusias masyarakat sangat bagus,” terang Tantasir.

Diterangkannya, terdapat 395 peserta anak didik TK dan KB, orangtua anak didik dengan total 908 orang yang hadir. Untuk pelaksanaan acara ini, Tantasir Hasym yang merupakan mantan Kepala Desa Kualu periode 1989-1999 ini mengumpulkan donasi dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta.
“Alhamdulillah partisipasi para pengusaha yang ada di Desa Kualu sudah cukup bagus, baik itu pengusaha tambang pasir maupun developer perumahan, namun kedepan kita harapkan partisipasinya dapat ditingkatkan lagi,” harapnya.
Ketua Gugus 1 Nur Cahaya SPd dalam kesempatan itu kepada datariau.com menjelaskan, dinamakan gugus ini sebagai gugus Makan Sirih, merupakan bentuk penghormatan kepada budaya melayu. Dimana, makan sirih merupakan cara terhormat budaya melayu menjamu tamu.
“Memang nama ini kita sama-sama yang carikan, maknanya yaitu makan sirih merupakan kebudayaan melayu. Karena kita ingin menjaga kebudayaan yang ada,” terangnya.
Pada kegiatan ini juga, jelas Nur Cahaya, bahwa pihaknya ingin memperkenalkan desa Kualu kepada seluruh yang hadir, karena selama ini semua orang kenal dengan daerah Kualu namun tidak tahu dimana lokasinya.
“Kepada orangtua siswa nantinya kenal, dimana kantor kepala desa dan wilayah-wilayah Kualu, maka tadi pawai mulai dari kantor desa dan finish di lapangan ini yang merupakan awal terbentuknya desa Kualu adalah dari Dusun 1 ini,” pungkasnya.

Kepala Desa Kualu Darmilis dalam kesempatan itu mengapresiasi acara yang bergengsi dilaksanakan Gugus 1 Makan Sirih ini. Dimana, terdapat konsep yang sangat bagus, untuk memperkenalkan desa Kualu.
“Konsep acara menarik, menunjukkan kreativitas anak-anak, memperkenalkan desa Kualu secara utuh. Desa Kualu titiknya selama ini banyak yang tidak tahu, inilah Dusun 1 Desa Kualu asal Desa Kualu ini. Tdai kantor kepala desa merupakan titik nol desa kita,” paparnya sembari berharap agar acara ini setiap tahun ada.