Pelepasan 4.595 Mahasiswa KKN-DR Plus 2020 UIN Suska Riau

656 view
Pelepasan 4.595 Mahasiswa KKN-DR Plus 2020 UIN Suska Riau
Foto: Int
UIN Suska Riau Pekanbaru

DATARIAU.COM - Pandemi virus Covid-19 belum usai, namun salah satu kampus di Provinsi Riau yaitu UIN Suska Riau tetap melaksanakan KKN seperti tahun tahun sebelumnya, hanya saja yang membuat berbeda di tahun ini adalah pelaksanaannya harus dilaksanakan sesuai dengan panduan protokol kesehatan di masa New Normal saat ini.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Suska Riau melepas peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan satu di antara bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa. 

Pihak LPPM UIN Suska Riau melakukan program kegiatan KKN tahun ini dengan tema KKN DR-Plus. KKN tahun ini dilakukan dari rumah atau  KKN-DR Plus. 

Tujuan KKN-DR Plus ini adalah mahasiswa dapat mengabdi kepada masyarakat secara daring dan luring yang dilakukan secara individu atau berkelompok. Mahasiswa yang mengikuti KKN mandiri dari rumah ini berjumlah 4.595, yang terdiri dari 8 fakultas. 

UIN Suska Riau menyelenggarakan pelepasan mahasiswa KKN-DR Plus melalui aplikasi Zoom dan Live Streaming di Channel Youtube LPPM UIN Suska Riau pada hari Rabu (15/07/20) pukul 09.00-10.15 WIB. Selain mahasiswa, acara ini dihadiri oleh:

1. Bapak Dr. Suryan A Jamrah, MA (Wakil Rektor I)

2. Bapak Prof. Dr. H. M. Arrafie Abduh, M. Ag (Ketua LPPM UIN Suska Riau)

3. Dr. Hasbullah, M. Si (SekretarisLPPM UIN Suska Riau)

4. Dr. Zarkasih, M. Ag (Kapusdimas LPPM UIN Suska Riau)

5. Dr. Sukma Erni, M. Pd (Kapus Pusat Studi Gender Anak LPPM UIN Suska Riau)

6. Dr. Alwis Nazir, M. Kom (Kapuslit LPPM UIN Suska Riau), dan

7. Seluruh DPL (Dosen Pembimbing Lapangan)

 

Pelepasan mahasiswa KKN-DR PLUS dipandu oleh Ibu Melgis Dilkawaty Pratama, M.Pd sebagai moderator dan selaku dosen dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau.

Bapak Dr. Zarkasih, M. Ag selaku Kapusdimas LPPM UIN Suska Riau mengatakan, ?Pola dan semangat KKN tahun ini adalah KKN Mandiri Dari Rumah saja.?

 

Sambungnya, ?Dari kegiatan-kegiatan secara mandiri dilaporkan secara mandiri tetapi hasil dan manfaatnya untuk masyarakat luas. Kendati demikian, jangkauan dan volume kegiatan dengan tingkat kesulitan yang tinggi dapat dilakukan secara berkelompok dengan kuota maksimal 4 mahasiswa. Bukan berkelompok, tetapi perkegiatan kelompok," lanjut Zarkasih.

Zarkasih juga meminta para mahasiswa untuk tetap fokus kepada kegiatan yang akan dilakukan, bukan menyibukkan diri untuk membuat kelompok baru dilapangan, mendatangi kepala desa dengan meminta program dan melibatkan massa dalam jumlah yang besar.

Jumlah DPL disesuaikan dengan jumlah kelompok mahasiswa yaitu 225 kelompok. DPL tersebut telah mengikuti Refreshment pada hari Senin (06/07/20) secara daring. 

Demikian pula peserta KKN yang telah mengikuti Orientasi dan Pembekalan pada hari Senin (13/07/20) secara daring. Bidang kegiatan yang akan dilaksanakan ada 5, diantaranya: Kepedulian Covid-19 di masa New Normal, Relasi Agama dan Kesehatan, Moderisasi Beragama, Pendidikan dan Dakwah, dan Kegiatan Sosial Terkait Keilmuan Prodi.

Selain kegiatan-kegiatan yang bersifat daring, kegiatan bersifat lapangan atau luring berbasis program studi dapat menjadi pilihan. Untuk jenis ini, Surat Izin Pelaksanaan akan dikeluarkan oleh pihak LPPM. Itulah makna dari kalimat KKN-DR Plus, yang artinya kegiatan KKN ini bersifat virtual plus kegiatan lapangan. 

Setiap mahasiswa KKN wajib melaksanakan sekurang-kurangnya 4 program dari 5 bidang di atas. Sedangkan capaian akhir dari kegiatan KKN ini adalah artikel atau opini, buku saku, meme atau flyer, video kreatif minimal 5 menit, berita online, dan dokumen kegiatan lapangan yang dikuatkan dengan bukti pendukung terhadap aparat terkait.

Kendedes Fitriyani, mahasiswa jurusan hukum ekonomi syariah mengatakan, ?KKN-DR ini pelaksanaannya baru dikenal di kalangan mahasiswa sehingga akan banyak kebingungan terkait teknis pelaksanaannya,? ujarnya.

"Tapi tidak melulu kita lihat negatifnya KKN-DR ini, KKN-DR ini membuka peluang bagi kita untuk mengabdi dan mengenal desa kita sendiri lebih dalam dan membuka pikiran kita," lanjut Kendedes yang menjalani KKN di Desa Parit I/II Siak.

Sementara itu, Dr. Suryan A Jamrah, MA kepada mahasiswa KKN berpesan agar kegiatan KKN DR-Plus ini dilaksanakan sesuai dengan panduan yang sudah diberikan oleh panitia pelaksana yang berorientasi dengan konten kreatif dan pengabdian. 

Diakhir pelepasan KKN-DR Plus, Bapak Dr. Suryan A Jamrah, MA berpesan kepada mahasiswa KKN agar pelaksanaan kegiatan KKN-DR Plus ini dilaksanakan sesuai dengan panduan yang sudah disampaikan oleh Panitia Pelaksana yang berorientasi dengan konten kreatif dan pengabdian. "Jangan lupa protokol Covid-19 harus dipatuhi dengan sebaik-baiknya?, pungkasnya.(rls)

Penulis
: Shilvia Syafitri
Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)