Pelajari Keberhasilan PHBS, Mahasiswa Kukerta Unri Stuban Ke Desa Tanjung Medang

Bambang
777 view
Pelajari Keberhasilan PHBS, Mahasiswa Kukerta Unri Stuban Ke Desa Tanjung Medang
Ist
Foto Bersama Mahasiswa Kukerta Desa Lubuk Ambacang dengan ibu Era Wati selaku Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Tanjung Medang.

KUANTAN SINGINGI, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (Unri) se Kecamatan Hulu Kuantan, Kuansing, Riau, melakukan study banding ke Desa Tanjung Medang, Kecamatan Hulu Kuantan. Desa ini merupakan desa yang mendapat penghargaan terbaik se Kabupaten Kuantan Singingi dan desa terbaik ke dua se Provinsi Riau dalam lomba, Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tahun 2017.

Bertempat di Aula Kantor Desa Tanjung Medang, rombongan study banding ini disambut ramah dan baik oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Era Wati dan rekan-rekan kukerta UIN Suska Riau Desa Tanjung Medang.


Foto saat diskusi bersama ibu Era Wati selaku Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Tanjung Medang. Foito : doc prbadi
 

Stuban ini, diikuti enam desa tempat Kukerta Unri, yakni Desa Lubuk Ambacang, Desa Sampur Ago, Desa Sungai Pinang, Desa Tanjung, Desa Sungai Kelelawar dan Desa Mudik Ulo.

"Selain bersilaturahmi, agenda ini bertujuan untuk menambah wawasan serta pengetahuan mahasiswa Kukerta Unri khususnya dari Desa Lubuk Ambacang mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) soal bagaimana menerapkan keberhasilan yang dicapai dalam meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat," ujar Fernando Setiawan, Koordinator Kecamatan (Korcam) Hulu Kuantan seraya menyebutkan stuban itu dilaksanakan pada Kamis 8 Agustus 2019 lalu.

Dengan semangat Fernando mengutarakan, stuban ini merupakan sebuah kesempatan yang sayang untuk dilewatkan dan tak akan terjadi untuk ke dua kalinya bagi mahasiswa Kukerta unri se Kecamatan Hulu Kuantan ditahun ini. Untuk itu, diharapkan kepada seluruh rekan-rekan untuk memanfaatkan momen ini, sekaligus mampu pengaplikasian ilmu yang diterima baik di dalam maupun diluar ruang lingkup desa kukerta.


Pemberian cinderamata dari mahasiswa kukerta unri kepada ibu Era Wati selaku Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Tanjung Medangi. Fotoi doc pribadii

Diawal sesi diskusi, Era Wati memperkenalkan profil desanya serta menceritakan perjuangan masyarakat Desa Tanjung Medang untuk meraih penghargaan sebagai desa terbaik ditingkat kabupaten maupun provinsi dalam ajang PHBS.

"Untuk meraih penghargaan tersebut dimulai dengan dibentuknya Dasa Wisma yang merupakan suatu kelompok yang terdiri dari 10 hingga 20 Kepala Keluarga (KK) dalam satu RT. Setelah terbentuk kelompok, maka diangkatlah satu orang yang memiliki tanggung jawab sebagai ketua," tutur ketua PKK ini.

Kemudian Era Wati menambahkan, bahwa banyak cara dan strategi yang dilakukan untuk mencapai titik penghargaan tersebut.


Foto bersama seluruh mahasiswa/i kukerta unri sekecamatan hulu kuantan dengan Era Wati selaku Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Tanjung Medang..Foto doc pribadi


Dan pada akhir diskusi, salah satu Koordinator desa (Kordes) dari Desa Lubuk Ambacang, Rezki Okthayama menyampaikan kata penutup dan ucapan terima kasih kepada Era Wati dan teman-teman kukerta UIN Suska Riau, Desa Tanjung Medang. Salah seorang peserta dari Desa Sampur Ago, Mediatrix Deviani Sinaga berharap agar di masa mendatang Desa Tanjung Medang dapat mempertahankan prestasi tersebut dan juga dapat berprestasi ditingkat yang lebih tinggi lagi.

Kemudian diakhir pertemuan, Kukerta Unri memberikan cinderamata dan berfoto bersama.(rls)

Penulis
: Bambang
Editor
: bambang
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)