PASIR PENYU, datariau.com - Pendidikan merupakan tonggak dasar pembentukan karakter bangsa. Corporate Social Responsibility (CSR) PT Tunggal Perkasa Plantations (PT TPP) di bawah pimpinan Sukmayanto melakukan gebrakan di dunia pendidikan.
PT TPP mengadakan Workshop Menuju Sekolah Unggul dengan mendatangkan Mantika Education selaku lembaga yang bergerak dibidang pendidikan dari Jakarta. Dalam hal ini, Nurkhalik, selaku pembicara dari Mantika Education, didampingi oleh Tim Edukation dari Yayasan Astra Agro Lestari, Dwi Haryanto dan Intan Nurcahayani, Tim Guru SDS 023 Astra Agro Lestari dan SMPS Tunggal Lestari juga ikut ambil bagian pada workshop ini.
“Menuju Sekolah Unggul”, itulah tema yang diangkat pada workshop kali ini. Sebagai bentuk kepedulian PT TPP kepada sekolah yang berada di sekitar perusahaan untuk terus meningkatkan sumber daya manusia agar dapat menggali potensi peserta didik, sehingga menjadi lulusan yang unggul dan berdaya saing tinggi.
Pada workshop ini, diikuti oleh 3 kecamatan, yaitu 6 sekolah dari kecamatan Lirik, 8 sekolah dari kecamatan Pasir Penyu, dan 2 sekolah dari kecamatan Sungai Lala. Workshop menuju sekolah unggul dihadiri oleh 46 Peserta.
"Semoga workshop ini dapat meningkatkan kemampuan guru untuk terus menjadikan peserta-peserta didik yang unggul," ungkap Dwi Haryanto dalam sambutannya.
Workshop Menuju Sekolah Unggul dibuka langsung oleh Ir Winaldi MSi selaku Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hulu. Dalam sambutanya menyampaikan atas nama Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hulu mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada PT TPP mengapresiasi kegiatan tersebut.
"Ini adalah salah satu bentuk kepedulian PT TPP dalam dunia pendidikan. Harapanya kedepan pelatihan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan," sebutnya.
Turut hadir dalam pembukaan itu Kepala UPTD Lirik, Kepala UPTD Pasir Penyu dan Kepala UPTD Sungai Lala. Workshop menuju sekolah unggul ini diadakan di Area Training Center Andalas 2 (ATC A2) PT TPP dilaksanakan selama tiga hari, dimulai Jum’at 14 Oktober 2016 sampai Ahad 16 Oktober 2016.
Banyak hal dibahas pada workshop ini, yaitu paradigma guru, manajemen kelas dan yang terpenting cara menangani siswa berkebutuhan khusus (ABK) di kelas. Nurkhalik, sebagai pemateri, menjelaskan berbagai strategi bagaimana menjadikan sekolah unggul. Karena latar belakang beliau yang berasal dari sekolah unggulan di Jakarta yang sudah menerapkan sistem tersebut.
Marson, guru SDN 012 Sungai Sagu mengucapkan terimakasih kepada PT TPP. "Banyak ilmu yang kami dapatkan. Ternyata selama ini cara saya menghadapi siswa kurang tepat, kita tidak perlu lagi menegangkan urat leher untuk menghadapi mereka, karena kita sudah tahu triknya," sebutnya.
Karnila, guru SDN 004 Sukajadi mengatakan, dirinya sudah tidak sabar menerapkan ilmu yang didapatkan pada workshop ini. "Sungguh luar biasa, mudah-mudahan ada workshop tentang pendidikan lagi tahun depan. Tidak ada kata menyerah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan kita, There is a will, there is a way. Dimana ada kemauan, di situ ada jalan," pungkasnya. (rls)