Mahasiswa Tim Kukerta Relawan Covid-19 Bantu Penyaluran BPNT Desa Banjar Seminai

datariau.com
321 view
Mahasiswa Tim Kukerta Relawan Covid-19 Bantu Penyaluran BPNT Desa Banjar Seminai
DATARIAU.COM - Tim Pengabdian Relawan COVID-19 Desa Banjar Seminai membantu Kemensos dan Staf Kecamatan Dayun membantu penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada masyarakat kurang mampu.

Tim relawan COVID-19 yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Anisa Fitriyana dari Program Studi Pendidikan Biologi, Cici Yurianti dari Program Studi Pendidikan Biologi, Een Indriani dari Program Studi Teknologi Pertanian, dan Meliana dari Program Studi Pendidikan Biologi. Selain itu, mahasiswa Universitas Riau juga mengelar serangkaian kegiatan membantu masyarakat desa dalam rangka melawan Covid-19 di Desa Banjar Seminai.

Pandemi virus Corona (COVID-19) mulai berdampak kepada ekonomi masyarakat kurang mampu. Untuk meringankan beban masyarakat rentan ekonomi akibat pandemi COVID-19, relawan COVID-19 Desa Banjar Seminai bersama Kemensos dan beberapa staf Kecamatan Dayun membantu membagikan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada masyarakat kurang mampu.

Pembagian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang merupakan program Jaring Pengaman Sosial diwakilkan oleh Tamrin SAg dan beberapa staf Kecamatan Dayun, Kamis-Jumat (4-5/6/2020).

Sesuai anjuran pemerintah untuk menghindari kerumunan, penyerahannya dilakukan dengan menjaga jarak minimal 1 m untuk mencegah terjadinya penularan COVID-19, kemudian BNPT diserahkan oleh petugas dan setelah itu penerima langsung melanjutkan perjalanannya.

Berdasarkan penuturan yang disampaikan Tamrin SAg, bahwa BPNT ini diberikan hingga beberapa bulan, akan tetapi belum diketahui pastinya untuk beberapa bulan. Dia juga menyampaikan bahwa BPNT ini tidak diperbolehkan untuk membeli keperluan seperti rokok, minyak goreng, pulsa, dan token listrik.

"Program BPNT ini tidak bisa diambil dalam bentuk uang tunai, tapi harus dalam bentuk sembako pada E-warung yang telah ditetapkan oleh Kemensos," ujarnya.

"Dalam jangka 2 bulan jika BNPT-nya tidak digunakan, maka secara otomatis uang tersebut ditarik oleh pemerintah dan orang tersebut sudah dianggap mampu dan tidak bisa lagi medapatkan BPNT," lanjutnya.

"Diharapkan kepada warga yang sekiranya sudah mampu untuk melapor ke Desa, agar bantuan pangan non tunainya bisa diberikan kepada warga kurang mampu lainnya," umum Tamrin.

Dia juga berpesan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan, selalu cuci tangan, menggunakan masker jika bepergian, dan menghindari kerumunan untuk memutuskan rantai penyebaran COVID-19. (rls)
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
Tag:Kukerta
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)