Kukerta di Desa Buluh Cina, Mahasiswa UNRI Lakukan Proker Dengan Sistem Jemput Bola ke Masyarakat

Datariau.com
527 view
Kukerta di Desa Buluh Cina, Mahasiswa UNRI Lakukan Proker Dengan Sistem Jemput Bola ke Masyarakat
Suasana proker Kukerta mahasiswa dan mahasiswi UNRI di Desa Buluh Cina

SIAK HULU Datariau.com, - Para mahasiswa dan mahasiswi Kedokteran Universitas Riau (UNRI) dan beberapa diantaranya dari jurusan lain (Fekon dan Fisip) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata  (Kukerta) di Desa Buluh Cina Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar.

Berbagai kegiatan yang menjurus kepada kesehatan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat dilaksanakan para mahasiswa dan mahasiswi selama melaksanakan Kukerta di Desa Buluh Cina.

Seperti pada Senin (20/07/2020), para 10 orang mahasiswa dan mahasiswi Kedokteran dan lainnya dari UNRI dengan dosen pembimbing dr.Suyanto, MPH.PhD melaksanakan pemeriksaan gula darah, kolestrol, asam urat dan tensi para masyarakat di empat dusun yang ada di Desa Buluh Cina setelah sebelumnya berkoordinasi dengan Puskesmas Siak Hulu III dan Kepala Desa Buluh Cina Azrianto S.ST

Hal itu disampaikan salah satu mahasiswi, Mimellia agnesya edra saat dihubungi datariau.com. Sabtu  (08/08/2020).

Calon dokter yang akrab dipanggil Imel itu menerangkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu program kerja (proker) dari 14 program selama menjalani masa Kukerta di Pandemi Covid 19.

"Selama menjalani Kukerta ini ada 14 proker yang wajib kami laksanakan. Salah satunya dengan melakukan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dengan cara menyambingi masyarakat secara door to door" Ungkapnya

"Apalagi di Pandemi Covid 19 ini, tentunya kita semua harus menjalankan protokol kesehatan. Makanya kami tidak diperbolehkan melaksanakan acara apapun yang bersifat mengumpulkan banyak orang" Terang Imel.

Lebih lanjut mahasiswi yang menjalani pendidikan di semester 4 jurusan kedokteran UNRI ini mengatakan bahwa Tata Kehidupan Baru yang sedang dijalani masyarakat di Pandemi Covid 19 tentunya membuat kita harus lebih meningkatkan kewaspadaan akan ancaman penyebaran virus ganas ini.

Untuk itu, saat ini dirinya bersama teman-teman sependidikannya tengah melakukan terobosan cara membuat hand sanitizer berbahan alami.

"Jeruk nipis dan daun sirih menjadi bahan utama untuk pembuatan hand sanitizer yang nantinya bisa digunakan masyarakat sebagai salah satu upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid 19" Pungkas Imel.(das)

Penulis
: Mirdas Aditya
Editor
: Mirdas Aditya
Sumber
: DataRiau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)