Guru Mengaku Bayar Untuk Dapatkan SK, DPRD Kampar Sayangkan Dinas P&K

datariau.com
862 view
Guru Mengaku Bayar Untuk Dapatkan SK, DPRD Kampar Sayangkan Dinas P&K
Illustrasi

BANGKINANG KOTA, datariau.com - Beberapa guru mengaku membayar sejumlah uang untuk dapatkan SK Penambahan Jam Mengajar. DPRD Kampar sangat menyayangkan informasi ini dan berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kampar tidak mengulangi lagi kejadian memalukan itu.

"Ini sangat disayangkan, seharusnya dinas harus bersih dari pungli, kasus pungli ini sering terjadi namun tidak terungkap, apalagi ini sama guru," kata Anggota Komisi II DPRD Kampar yang membidangi pendidikan, Agus Candra kepada datariau.com, Rabu (28/9/2016).

Dikatakan Agus, terkait pernyataan Kadis P&K yang menyatakan wajar saja guru memasukkan uang ke kotak yang seharusnya tempat SK, sebagai tanda terimakasih karena ini tradisi orang Timur, maka hal tersebut merupakan mental yang sangat buruk.

"Jika guru itu memberi dengan jumlah yang wajar itu boleh saja, namun kembali lagi ke mental kita, sampai kapan kita memiliki mental meminta-minta, kalau pungli ini sudah menjadi kebiasaan, kapan lagi kita mensejahterakan guru," tegasnya.

Untuk itu, Agus menegaskan lagi bahwa peristiwa ini jangan sampai terjadi lagi dan Kepala Dinas P&K Kampar harus segera membenahi pelayanan di instansinya. Sebab, dunia pendidikan ini sangat tidak layak dikotori oleh aksi pungli.

"Dunia pendidikan kita saat ini sangat banyak mendapat sorotan, ini harus disikapi oleh Dinas Pendidikan secara serius," pungkasnya.

Penulis
: Mirdas Aditya
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)