DUMAI, datariau.com - Alumni SMP Santo Tarcisius (Santar) angkatan 1993 menggelar reuni akbar dengan tema Reuni Perak (25 Tahun) pada Sabtu (21/07/2018) bertempat di Aula SMP Santar, Jalan Pulau Payung, Dumai.
Kegiatan Reuni Perak Alumni Santo Tarcisius Angkatan 1993 itu diawali dengan kegiatan Tapak Tilas, dimana Ratusan Alumni mengunjungi satu persatu ruang belajar (ruang kelas) yang ada di SMP tersebut.
Tampak hadir Mantan Kepala SMP Santo Tarcisius Santar Bambang Sulistyo, Kepala SMP Santo Tarcisius Leonardi, Dandim 0320 Dumai Letkol (Inf) Horas Sitinjak yang juga selaku Ketua Panitia Reuni Perak Alumni SMP Santo Tarcisius Angkatan 1993, para mantan guru dan guru serta ratusan Alumni dan pelajar SMP Santo Tarcisius.
Dalam sambutannya, Kepala SMP Santo Tarcisius, Leonardi mengucapkan terima kasih atas terselenggarannya Reuni Perak Alumni SMP Santo Tarcisius Angkatan 1993.

"Sejak menjadi Kepala Sekolah dari akhir tahun 2013, sudah 4 Alumni yang mengadakan Reuni di SMP ini dan reuni yang digelar oleh Angkatan 1993 ini adalah reuni yang paling besar serta meriah dalam merangkai acaranya," ungkap Leo sapaan akrabnya.
Dengan adanya Reuni seperti ini, Leo berharap, ini menjadi titik bangkitnya kembali nama besar SMP Santo Tarcisius yang akhir-akhir ini sudah semakin redup.
"Tentunya dengan adanya Reuni ini kita merasa bangga dan sekolah ini kembali eksis serta mampu melahirkan anak-anak yang berguna bagi bangsa dan Negara," harapnya.
Tak lupa, Leo berpesan kepada para pelajar SMP Santo Tarcisius yang telah melihat dan mendengarkan langsung apa yang disampaikan oleh Kakak-Kakak kelasnya agar dapat dijadikan motivasi untuk melangkah dan menentukan cita-cita kedepannya.
"Kepada para alumni selalu jalin hubungan satu sama lain dimanapun berada. Karena, rasa persaudaraan itu yang utama dalam membangun Nusa dan Bangsa serta bergandeng tangan tanpa harus membeda-bedakan suku, ras dan agama. Tujuan kita bersama yakni mendidik anak sebagai generasi penerus bangsa," tukas Kepala Sekolah.
Hal senada juga diucapkan Mantan Kepala SMP Santo Tarcisius, Bambang Sulityo. Dimana, Ia juga mengucapkan terimakasih. Semoga Reuni ini bisa memberikan motivasi kepada anak-anak yang masih mengenyam pendidikan di SMP Santo Tarcisius.
"Semoga anak-anak berikutnya dapat semakin giat beraktifitas dan bisa mencontoh kakak-kakak kelasnya yang telah berhasil dan menjadi anak-anak yang berguna," ujar Bambang.

Pria yang saat ini berdomisili di Kota Magelang itu juga mengingatkan agar sesama kita bisa memotivasi, bekerjasama dan tolong menolong dengan alumni berikutnya sehingga mereka yang berkekurangan pun dapat tertolong.
"Jadilah tauladan ditengah masyarakat. Jangan menyombongkan diri atas kesuksesannya, tetapi tetap rendah hati dan jangan melupakan siapa diri kita, karena apapun kita ini semuanya dikasihi Tuhan melalui orang-orang terbaiknya," tutur Bambang yang menjabat Kepala SMP Santo Tarcisius dari tahun 1985-1997.
Kepada para pelajar yang saat ini duduk ditingkat akhir, Bambang berpesan, agar dapat memilih sekolah yang lebih tinggi, jurusan yang sesuai dan tidak terjerumus pada Narkoba serta gunakan HP (Gadget) sebagai penunjang untuk meraih cita-cita.
Sementara, Ketua Panitia Reuni Perak Alumni SMP Santo Tarcisius Angkatan 1993 Letkol (inf) Horas Sitinjak yang juga saat ini menjabat sebagai Dandim 0320 Dumai dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh teman se-alumni, mantan guru, guru dan para pelajar SMP Santo Tarcisius yang telah mensupport terselenggaranya kegiatan ini.
"25 Tahun yang lalu saya berdiri di Aula ini dan saat ini saya kembali berdiri disini. Tak dapat saya berkata, hanya berpesan kepada adik-adik agar tetap semangat dalam menimba ilmu dan kejarlah cita-cita mu tanpa putus asa serta berdoa," kata Horas.

Untuk mencapai impian itu, lanjut Horas, ada 4 kuncinya. Pertama, tentukan cita-cita dan tujuan mu. Kedua, siapkan diri untuk meraihnya. Ketiga, fokus terhadap apa yang ingin dicapai dan Keempat, iringilah tujuanmu dengan Berdo'a.
"Kepada sesama Alumni SMP Santo Tarcisius kita berharap agar tetap menjalin silaturahmi, karena kita sangat sayang kepada sekolah ini serta mari sama-sama menjaga dan membesarkan nama baik sekolah kita," tukasnya.
Pantauan dilapangan, dalam reuni tersebut juga diisi dengan sesi sharing oleh Edy Can (News Production Manager di CNN Indonesia), persembahan dance dan nyanyi oleh OSIS SMP Santo Tarcisius, Guiz dan Games serta pemberian hadiah dan souvenir untuk guru serta sekolah.