Ibu - ibu PKK Rawang Kao Dilatih Membuat Aquaponik

Bambang
646 view
 Ibu - ibu PKK Rawang Kao Dilatih Membuat Aquaponik
Ist
Foto bersama dengan peserta, perangkat kampung, BhabinKamtibmasdan mahasiswa Kukerta Unri 2019.

SIAK, datariau.com - Aquaponik merupakan perpaduan antara bertani dan memelihara ikan. Aquaponik merupakan proses dimana tanaman memanfaatkan unsur hara yang berasal dari kotoran ikan yang apabila dibiarkan di dalam kolam akan menjadi racun bagi ikannya. 

Lalu, tanaman akan berrfungsi sebagai filter vegetasi yang akan mengurai zat racun tersebut menjadi zat yang tidak berbahaya bagi ikan, dan suplai oksigen pada air yang digunakan untuk memelihara ikan. Dengan siklus ini akan terjadi siklus saling menguntungkan dan bagi kita yang  mengaplikasikanya tentu saja akan sangat menguntungkan sekali, karena lahan yang dipakai tidak akan terlalu luas.

Hampir semua jenis ikan dapat hidup dalam system aquaponik. Namun pada umumnya, ikan yang dapat dibudidayakan dalam system aquaponik biasanya adalah ikan mas, nila, lele, gurame dan sebagainya. Untuk jenis tanaman yang biasa digunakan dalam proses ini adalah tanaman kehidupan sehari - hari dan memiliki harga jual tergolong stabil.

Demikianlah yang disampaikan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau ketika memberikan pelatihan

kepada ibu - ibu PKK Kampung Rawang Kao, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, 15 Agustus lalu.

Pelatihan aquaponik ini menggunakan teknik rakit apung. Pemilihan teknik ini karena bahan - bahan yang dibutuhkan mudah didapat dan tidak mengeluarkan banyak biaya. Teknik ini juga mudah dipahami oleh para peserta pelatihan yang merupakan ibu - ibu. Selain ibu - ibu PKK, pelatihan ini juga dihadiri oleh beberapa masyarakat sekitar kampung.

Para peserta latihan ini rata - rata belum mengetahui tentang aquaponik dan terlihat antusias ketika mengikuti pelatihan. Ada dua orang yang menyampaikan materi tentang aquaponik ini kepada para peserta, yaitu Muhammad Iqbal Perdana dan Evi Rozalina. Keduanya merupakan mahasiswa Kukerta Universitas Riau.

"Kami berharap sistem ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari - hari, karena keunggulannya, dan sebagai alternatif dari minimnya lahan kosong akibat diisi oleh tanaman perkebunan. Dan semoga dapat menjadi tambahan penghasilan bagi ibu - ibu yang ada di kampung ini," ungkap Iqbal ketika ditanya harapan tentang program ini bagi masyarakat.

Disamping itu, peserta pelatihan diberikan bibit tumbuhan dan rockwoll agar dapat mempraktekkannya langsung di rumah. Pelatihan ini ditutup dengan acara foto bersama seluruh peserta, perangkat kampung Rawang Kao, BhabinKamtibmas kampung Rawang Kao dan juga mahasiswa Kukerta Unri 2019.(rls) 

Penulis
: rilis
Editor
: bambang
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)