Warga Rencanakan Aksi Minta Kades Segera Turun

datariau.com
2.809 view
Warga Rencanakan Aksi Minta Kades Segera Turun
Illustrasi
Ilustrasi demo.

RENGAT, datariau.com - Kepala Desa Pasir Ringgit, Sumarji sangat disayangkan warganya karena telah banyak melakukan pelanggaran. Baru-baru ini adanya kadus yang diberhentikan, termasuk perihal laporan palsu tentang Kendaraan Dinas yang hilang serta ADD yang dinilai tidak transparan.

Hal tersebut disampaikan Ketua BPD Pasir Ringgit Hanafiah kepada datariau.com melalui selulernya, Sabtu (3/9/2016). Bahkan menurutnya, warga kini bersiap-siap untuk melakukan aksi massa ke kantor desa menuntut agar Kades segera turun.

"Ya benar hari Senin (5/9) rencananya warga akan demo di kantor desa dan kantor Camat Lirik. Warga menuntut agar Kades Pasir Ringgit turun dari jabatannya, karena selama ini Sumarji selaku Kades banyak berbohong terhadap masyarakat," tuturnya.

Kebohongan yang baru-baru ini terkuak di depan publik, kata Hanafiah, kades diduga telah memberikan laporan palsu terkait sepeda motor jenis Mega Pro yang hilang.

"Kita sudah buat suratnya untuk melakukan aksi. Setelah selesai demo di kantor desa langsung ke kantor camat mengantarkan surat minta pemberhentian Sumarji yang mana surat tersebut ditembuskan ke Bapemadespemdes, Inspektorat dan Bupati Inhu. Bila akhir tahun ini Sumarji tidak turun dari jabatannya, warga akan demo besar-besaran di kantor Bupati," katanya lagi.

Terpisah, Camat Lirik H Sarman Arlos SS MH saat dikonfirmasi juga membenarkan bahwa warga desa Pasir Ringgit kabarnya akan melakukan aksi menuntut kades mereka turun.

"Silakan saja meraka menyampaikan aspirasinya, dan tidak mungkin kita halangi mereka yang ingin sampaikan aspirasinya, selagi sesuai peraturan dan tidak berbuat anakris," singkat Camat Lirik H Sarman Arlos SS MH.

Sementara Kades Pasir Ringgit Sumarji belum dapat dikonfirmasi untuk dimintai tanggapannya terkait tudingan dan rencana aksi masyarakatnya ini. Saat dihubungi selulernya belum dijawab.

Penulis
: Heri
Editor
: Ummu SH
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)