Walikota Pekanbaru Diingatkan Jangan Hanya Copot Pejabat, yang Terpenting Sampah Segera Diangkat

datariau.com
1.307 view
Walikota Pekanbaru Diingatkan Jangan Hanya Copot Pejabat, yang Terpenting Sampah Segera Diangkat
Facebook.
Edwin (kanan) saat dinonjobkan dari jabatannya Kepala DKP, digantikan Zulkifli (kiri) sebagai Plt.

PEKANBARU, datariau.com - Sore tadi Walikota Pekanbaru Firdaus MT memperlihatkan ketegasannya. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Edwin Supradana dicopotnya.

Langkah ini diambil walikota mengingat Edwin tak kunjung memperlihatkan kinerja yang diharapkan untuk penanganan sampah di Pekanbaru yang kini malah menjadi masalah panjang dan menjadi perhatian nasional.

Langkah ini juga diambil setelah memutus kontrak kerja dengan PT MIG sebagai pengangkut sampah selama ini, kini giliran Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Pekanbaru Edwin Supradana, yang dipecat.

Kursi yang ditinggalkan Edwin untuk sementara langsung diserahkan kepada Zulkifli ST MT sebagai pelaksana tugas (plt).

Prosesi penyerahan jabatan ini sudah dilangsungkan sore tadi, Senin (20/6/2016) yang dipimpin Sekda Kota Pekanbaru, M Noer dan Kepala BKD Azharisman Rozie.

Langkah tegas Walikota ini ditanggapi serius oleh netizen. Siapapun yang dicopot Walikota, yang terpenting adalah bagaimana agar sampah yang menumpuk di pinggir jalanan Kota Pekanbaru segera diangkut, karena sudah mengeluarkan bau sangat tidak sedap sekian lama menumpuk menjadi pemandangan terburuk di Kota Pekanbaru.

"Apapun yang terjadi, pemecatan atau apalah, yang kami perlu sampah tidak menumpuk lagi. Kinerja yang kita perlukan, bukan janji. Malu dong sama piala adipura yang sudah didapatkan selama ini," tulis Silvie Chandra di halaman facebooknya saat mengomentari pemecatan Kepala DKP tersebut.

"Kenapa kepala dinas yang jadi korban, sedangkan yang angkat sampah tak bergaji itu yang diutamakan mungkin bersih kita ini, waktu DKP yang kelola uang angkutan sampah tidak mencapai Rp8 Miliar, giliran dikontrak uang kebersihan Rp51 miliar, besar pasak dari tiang," tulis Andreas Roemantir.

"Seharusnya sejak awal adanya kejanggalan terhadap pengelolaan sampah ini, walikota sudah tegas mengambil kebijakan, ini sudah berlarut, sampah sudah menggunung dan bau yang membuat masyarakat muntah-muntah, Walikota baru mengambil keputusan, terlalu lambat kita lihat dalam mengambil kebijakan," kata warga Pekanbaru, Sherly.

Penulis
: Rina
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)