SALO Datariau.com - Selasa (9/1/2018), di Aula Kantor Kecamatan Salo Kab. Kampar dilaksanakan seleksi untuk pemilihan calon Sekretaris Desa Sipungguk.
Seleksi calon Sekdes ini dilakukan atas permintaan Kepala Desa Sipungguk sdr. Abu Bakar, dengan alasan untuk mendapatkan calon Sekdes yang berkualitas sesuai tuntutan tugasnya serta lebih fairnya proses pemilihan calon Sekretaris Desa ini.
Nama calon Sekdes yang diusulkan dari hasil musyawarah Desa Sipungguk ditetapkan sebanyak 6 orang yaitu ; Akmal Hadi, Yoyon Pratama, Rosyi Defitriyana, Eki Wahni, Jeki Karnadi dan Ahmad Faizal, namun 1 diantaranya mengundurkan diri yaitu sdr. Ahmad Faizal sehingga yang mengikuti seleksi hingga akhir sebanyak 5 calon.
Untuk panitia seleksi terdiri :
1. Minda SH, camat Salo sebagai pelindung penasehai.
2. M. Syafei SE, Sekcam Salo sebagai Ketua Panitia.
3. Yusuf Sarjono Amd, Kasi PMD sebagai Sekretaris.
4. Hermansyah Sag, tokoh masyarakat Sipungguk sebagai anggota.
5. Muhammad Nasir Spd, Kasi Pemerintahan Salo sebagai anggota.
6. Kohar Spd, tokoh masyarakat sebagai anggota.
7. Yusri, staf kecamatan sebagai anggota.
Untuk materi penilaian terdiri dari tes tertulis yang materinya berasal dari Dinas PMD Kab. Kampar, Wawancara, Pidato dan Kemampuan Komputer.
Dari hasil penilaian 4 tahapan seleksi terhadap calon Sekdes ini diperoleh hasil sebagai berikut :
1. Akmal Hadi nilai 323,40
2. Yoyon Pratama nilai 307,05
3. Rosyi Defitriyana nilai 287,65
4. Eki Wahni nilai 277,35
5. Jeki Karnadi nilai 185,75
Dari hasil penilaian ini, peraih nilai tertinggi sdr. Ahmad Hadi kemudian ditetapkan sebagai Sekdes terpilih dan dibuatkan berita acaranya.
Mengakhiri seleksi pemilihan calon Sekdes Sipungguk ini, Camat Salo Minda SH menyampaikan arahannya kepada para peserta seleksi ini, bahwa proses seleksi ini telah dilaksanakan dengan fair tanpa ada intervensi dari pihak manapun.
Selanjutnya Camat Salo ini menyampaikan ucapan selamat kepada Sekdes terpilih agar nantinya dapat bekerja secara ootimal untuk melayani masyarakat, kepada calon yang tidak terpilih disampaikan bahwa Desa masih membutuhkan pengabdian mereka, mereka masih bisa berkarya dibidang lain untuk memajukan desanya.